Balik Kampung . 17/03/2026, 14:38 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri! Anda yang berencana melakukan perjalanan mudik, terutama menuju jalan tol Trans Jawa, harus bersiap. Mulai Selasa sore ini, tepatnya pukul 15.00 WIB, rekayasa lalu lintas sistem one way sepenggal akan mulai diberlakukan.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, mengonfirmasi langsung kabar ini dari Jakarta. Ia menjelaskan bahwa penerapan one way ini akan difokuskan pada ruas tol kilometer (KM) 70 hingga KM 263. Keputusan mendadak ini diambil setelah menganalisis peningkatan arus kendaraan yang cukup masif.
Peningkatan volume kendaraan di jalan tol menuju Trans Jawa memang terpantau signifikan. Berdasarkan hasil analisis mendalam serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Menteri Perhubungan dan Direktur Utama Jasa Marga, Korlantas Polri mengambil langkah proaktif.
“Kondisi arus lalu lintas, khususnya di jalan tol menuju Trans Jawa, ada peningkatan yang cukup lumayan,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Oleh karena itu, sosialisasi one way sepenggal tahap pertama ini merupakan bagian dari persiapan yang lebih besar untuk menghadapi lonjakan pemudik. Wilayah yang terkena rekayasa ini mencakup area one way nasional.
Saat ini, tim Korlantas Polri sedang melakukan pengecekan mendetail di setiap ruas tol yang akan diberlakukan one way. Pemeriksaan ini juga mencakup area rest area untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan.
“Setelah di-clearance, pada jam 15.00 WIB akan kami lakukan one way dari kilometer 70 sampai dengan 263,” tegas Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memberikan kepastian waktu penerapan rekayasa lalu lintas.
Harapan besar disematkan pada kebijakan ini. Dengan diberlakukannya sistem satu arah, Korlantas Polri berharap para pemudik dapat merasakan perjalanan yang lebih cepat dan lancar menuju destinasi mereka di tol Trans Jawa.
Keputusan mempercepat penerapan one way ini ternyata berkaitan erat dengan prediksi puncak arus mudik. Sebelumnya, Irjen Pol. Agus Suryonugroho sempat menyampaikan bahwa one way nasional untuk arus mudik baru akan diberlakukan pada hari Rabu, 18 Maret 2026. Tanggal ini bertepatan dengan hari keenam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Namun, pergerakan pemudik yang terdeteksi lebih awal mendorong penyesuaian jadwal. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 Maret, sehingga rekayasa lalu lintas perlu diantisipasi.
“Jadi, tanggal 18 Maret itu nanti antara jam 10.00 sampai jam 12.00 akan kita berlakukan one way nasional arus mudik,” kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengenai jadwal awal one way nasional.
Dengan adanya percepatan penerapan rekayasa lalu lintas one way sepenggal ini, otoritas berharap dapat mendistribusikan volume kendaraan secara lebih efektif dan mengurangi potensi kemacetan panjang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media