Megapolitan . 18/03/2026, 09:04 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id - Kabar gembira bagi pengguna jalan di ibu kota. Polda Metro Jaya secara resmi meniadakan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap (gage) di seluruh ruas jalan Jakarta selama periode libur Lebaran 1447 Hijriah. Kebijakan ini mulai berlaku efektif hari ini, Rabu 18 Maret 2026 hingga Rabu depan, 25 Maret 2026.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa peniadaan aturan ini merupakan penyesuaian terhadap hari libur nasional dan cuti bersama. Langkah tersebut bertujuan memberikan kelonggaran mobilitas bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri maupun yang tengah melintasi wilayah Jakarta dalam rangkaian arus mudik.
"Jika libur, aturan ganjil genap menyesuaikan untuk ditiadakan. Mulai tanggal 18 sampai 25 Maret tidak ada pemberlakuan gage," ujar Irjen Asep Edi Suheri saat meninjau kesiapan di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.
Untuk mengawal kelancaran arus mudik dan balik tahun ini, Polda Metro Jaya mengerahkan sedikitnya 6.802 personel gabungan. Ribuan petugas tersebut telah menempati berbagai titik strategis, mulai dari gerbang tol, terminal, hingga pelabuhan untuk menjamin keamanan perjalanan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menambahkan bahwa pihaknya telah mendirikan total 68 posko di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Posko-posko ini terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, hingga pos terpadu yang dapat diakses oleh pemudik untuk beristirahat atau mendapatkan bantuan medis dan teknis.
Seiring dengan prediksi puncak arus mudik yang jatuh pada hari ini, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai menerapkan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah secara nasional. Kebijakan ini mulai dieksekusi pada pukul 10.00 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kepala Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa koordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga telah dilakukan untuk mematangkan skenario ini. Fokus utama penyekatan dan pengalihan arus berada pada ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga gerbang tol utama di Jawa Tengah.
"Kami memperkirakan puncak arus mudik terjadi hari ini, 18 Maret. Oleh karena itu, antara pukul 10.00 hingga 12.00 siang, kami akan memberlakukan one way nasional. Kami imbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi agar tidak terjebak kemacetan panjang," tutur Irjen Agus saat meninjau KM 57 A Ruas Tol Japek.
Pihak kepolisian juga mengingatkan para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki jalur bebas hambatan, mengingat volume kendaraan yang sangat tinggi pada hari ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media