Internasional . 22/03/2026, 05:57 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah sebuah rudal yang diduga diluncurkan dari Iran menghantam kota Dimona pada Sabtu 21 Maret 2026.
Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 39 orang terluka, termasuk seorang anak yang dilaporkan dalam kondisi serius.
Militer Israel menyatakan bahwa rudal tersebut menghantam langsung sebuah bangunan di wilayah kota. Pernyataan ini memperkuat laporan mengenai dampak signifikan dari serangan tersebut terhadap area permukiman.
Kota Dimona dikenal sebagai lokasi fasilitas nuklir penting milik Israel yang berada di luar pusat kota.
Fasilitas ini diyakini secara luas sebagai satu-satunya gudang senjata nuklir di kawasan Timur Tengah, meskipun pemerintah Israel tidak pernah secara resmi mengonfirmasi hal tersebut.
Selama ini, Israel mempertahankan kebijakan ambigu terkait program nuklirnya. Pemerintah menyatakan bahwa fasilitas di Dimona digunakan untuk kepentingan penelitian dan energi, bukan untuk pengembangan senjata.
Namun, serangan rudal ke wilayah ini langsung memicu kekhawatiran global, mengingat sensitivitas dan potensi dampak yang lebih luas jika fasilitas strategis tersebut terdampak.
Layanan tanggap darurat Magen David Adom melaporkan bahwa tim mereka telah merawat total 39 korban luka di beberapa titik lokasi serangan.
Di antara korban, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan dalam kondisi serius. Korban lainnya mengalami berbagai tingkat luka, mulai dari ringan hingga sedang.
Organisasi tersebut, yang memiliki peran serupa dengan Palang Merah, juga merilis rekaman video yang menunjukkan sebuah bangunan tempat tinggal terbakar hebat akibat dampak serangan.
Salah satu petugas medis di lokasi, Karmel Cohen, menggambarkan situasi di lapangan sebagai sangat kacau.
“Ada kerusakan parah dan kekacauan di lokasi kejadian,” ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi.
Gambar yang beredar di media menunjukkan momen sebuah objek meluncur dengan kecepatan tinggi dari langit sebelum menghantam area kota.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media