Balik Kampung . 23/03/2026, 19:55 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Kementerian Perhubungan memproyeksikan lonjakan arus balik Lebaran 1447 H akan terjadi dalam beberapa hari kritis. Hal ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas yang signifikan.
Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026. Sementara gelombang berikutnya diprediksi berlangsung pada 28 dan 29 Maret 2026.
Menurut Dudy Purwagandhi, volume kendaraan saat arus balik diperkirakan mencapai lebih dari 285 ribu unit dalam satu hari.
“Angka ini bahkan melampaui puncak arus mudik sebelumnya,” ujarnya.
Hal ini menunjukkan potensi kemacetan yang lebih tinggi jika masyarakat tidak mengatur waktu perjalanan dengan tepat.
Purwagandhi menekankan pentingnya distribusi lalu lintas agar tidak menumpuk pada satu waktu. Ia menyarankan masyarakat untuk mengatur ulang jadwal kepulangan guna menghindari “titik jenuh” di jalan raya.
“Kami imbau masyarakat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25–27 Maret 2026 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere (WFA) yang diimbau pemerintah,” ujar Dudy.
Untuk memecah kepadatan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memberikan insentif berupa diskon tarif tol sebesar 30%.
Promo ini berlaku pada periode “lahan tenang”, yakni 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol utama Jasa Marga Group.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyebut langkah ini sebagai bentuk kerja sama antara operator jalan tol dan pengguna jalan.
“Pilihlah waktu kepulangan di luar puncak arus balik untuk mendapatkan perjalanan yang lebih nyaman dan ekonomis,” tambahnya.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengingatkan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan, termasuk pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih sesuai SKB yang berlaku hingga 29 Maret 2026.
Hingga saat ini, baru sekitar 39,9% kendaraan yang kembali ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan.
Otoritas mengimbau pemudik untuk:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media