Internasional . 25/03/2026, 06:21 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan kemungkinan akan menyerang pasukan Israel di jalur Gaza dan Palestina jika zionis masih terus menyerang Lebanon.
“Jika kejahatan terhadap warga sipil Lebanon dan Palestina berlanjut, konsentrasi pasukan musuh di bagian utara wilayah pendudukan Palestina dan Gaza akan menjadi sasaran serangan rudal dan drone dari Iran,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip kantor berita Fars.
Ketegangan kawasan meningkat sejak 2 Maret, ketika kelompok Hezbollah kembali meluncurkan roket ke wilayah Israel. Aksi tersebut terjadi di tengah kondisi geopolitik yang memang sudah memburuk dalam beberapa waktu terakhir.
Sebagai respons, Israel melakukan serangan balasan dalam skala besar ke wilayah Lebanon. Target serangan mencakup wilayah selatan, Lembah Beqaa, hingga kawasan pinggiran Beirut.
Eskalasi semakin tajam setelah militer Israel pada 16 Maret secara resmi mengumumkan dimulainya operasi darat di Lebanon selatan. Langkah ini menandai peningkatan signifikan dalam konflik yang sebelumnya lebih banyak diwarnai serangan udara dan roket lintas perbatasan.
Di sisi lain, upaya meredakan konflik sebenarnya sempat dilakukan melalui kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi secara internasional pada November 2024. Namun, kesepakatan tersebut dilaporkan tidak dijalankan oleh pihak Israel.
Pemerintah Lebanon pun berulang kali menyampaikan laporan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap kesepakatan tersebut, memperkuat kekhawatiran bahwa konflik berpotensi meluas.
Dengan ancaman terbaru dari Iran, situasi kawasan kini berada dalam kondisi yang semakin rawan, terutama jika aksi saling balas terus berlanjut tanpa adanya upaya deeskalasi yang efektif. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media