Megapolitan . 26/03/2026, 12:30 WIB

Dihuni Ratusan Monyet, Makam Keramat Solear Masih Jadi Magnet Wisata Religi di Tangerang

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Wangi kembang setaman menyeruak di antara rimbunnya pohon-pohon besar di kawasan wisata alam Solear, Kabupaten Tangerang. Meski gema takbir Lebaran telah berlalu, antusiasme warga untuk berziarah dan berwisata di situs bersejarah ini belum juga surut.

Hingga Kamis (26/3/2026), ribuan pengunjung terpantau masih memadati area Makam Keramat Solear. Fenomena ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian guna menjamin kenyamanan para peziarah yang datang dari berbagai daerah di Banten dan Jawa Barat.

Sejarah dan Sosok Syekh Mas Masad

Makam Keramat Solear bukanlah sekadar destinasi wisata alam biasa. Situs ini menyimpan jejak sejarah panjang penyebaran Islam di wilayah Tangerang. Di sinilah bersemayam Syekh Mas Masaud, seorang ulama sekaligus panglima tentara Kesultanan Banten.

Merujuk pada catatan sejarah lokal, Syekh Mas Masad merupakan utusan Sultan Maulana Hasanuddin yakni Sultan Banten pertama yang ditugaskan untuk menyebarkan syiar Islam sekaligus membentengi wilayah Banten dari pengaruh kerajaan Pajajaran. Kedatangannya ke Solear bukan tanpa alasan; wilayah ini dulunya merupakan titik strategis dalam peta dakwah dan pertahanan Banten Lama.

Sisi unik yang menjadi daya tarik utama adalah keberadaan ratusan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang menghuni hutan lindung seluas 4,5 hektare ini. Masyarakat setempat meyakini bahwa monyet-monyet tersebut adalah "penjaga" makam keramat. Konon, populasi monyet di sini stabil sejak zaman dahulu—tidak bertambah banyak, namun tidak pula berkurang—meski hidup berdampingan erat dengan para peziarah.

Pengamanan Ketat di Tengah Kepadatan

Tingginya animo masyarakat yang ingin memadukan wisata religi dan rekreasi keluarga membuat Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi.

"Aktivitas masyarakat di objek wisata ini masih sangat tinggi. Kami memastikan pengamanan tetap maksimal agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berwisata religi maupun menikmati alam," ujar Indra Waspada di lokasi, Kamis.

Personel kepolisian disiagakan di titik-titik krusial, mulai dari akses masuk yang kerap mengalami kemacetan, area parkir, hingga ke titik kumpul massa di sekitar pintu makam. Patroli rutin dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Indra juga mengingatkan pengunjung agar tetap waspada, terutama saat berinteraksi dengan kawanan monyet. "Kami imbau masyarakat tetap menjaga keselamatan diri, barang bawaan, dan mematuhi aturan kearifan lokal yang berlaku di sini," tambahnya.

Berdasarkan pantauan arus pengunjung yang datang dan pergi masih terus mengalir. Bagi banyak orang, Solear adalah perpaduan sempurna antara refleksi spiritual pada makam sang wali dan ketenangan hutan tua di tengah hiruk-pikuk modernitas Tangerang.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com