Internasional . 26/03/2026, 17:05 WIB

INNALILLAHI! Komandan AL Iran Alireza Tangsiri ‘PENJAGA SELAT HORMUZ’ Dilaporkan Tewas DIHANTAM Rudal Israel

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari pesisir Teluk Persia, di mana militer Israel mengklaim telah berhasil melenyapkan sosok paling berpengaruh dalam kekuatan maritim Teheran, Laksamana Madya Alireza Tangsiri.

Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tersebut dilaporkan tewas dalam sebuah operasi serangan udara presisi yang menyasar wilayah Bandar Abbas, Iran.

Kabar ini pertama kali diembuskan oleh media kenamaan Times of Israel dan dikutip luas oleh Al Arabiya pada Kamis (26/3/2026).

Alireza Tangsiri bukanlah target sembarangan. Di mata intelijen Barat dan Israel, ia adalah arsitek utama di balik strategi penutupan Selat Hormuz.

Jalur urat nadi yang dilewati seperlima pasokan minyak dunia. Sejak ditutup, Alireza Tangsiri dan pasukannya yang melakukan penjagaan dan patroli.

"Tangsiri adalah orang yang paling bertanggung jawab atas ancaman dan gangguan di Selat Hormuz. Kematiannya merupakan pukulan telak bagi struktur komando maritim Iran," ujar seorang pejabat senior Israel.

Hingga kini, pemerintah Republik Islam Iran belum memberikan pernyataan resmi. Namun, jika informasi ini terkonfirmasi, maka gugurnya Tangsiri akan menjadi catatan kelam terbaru dalam rangkaian pembunuhan pejabat tinggi Teheran sejak pecahnya perang terbuka pada akhir Februari lalu.

Bayang-Bayang Perang Dunia III

Konflik ini meledak hebat sejak 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

Sejak saat itu, Teheran tidak tinggal diam. Gelombang drone dan rudal balistik telah menghujani wilayah pendudukan serta menyasar titik-titik yang diduga menjadi pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.

Meskipun negara-negara tetangga Iran telah menegaskan sikap netral dan melarang wilayah mereka digunakan sebagai batu loncatan serangan AS, posisi Selat Hormuz tetap menjadi kartu as bagi Iran.

Dunia kini menatap cemas ke arah Bandar Abbas. Kehilangan Tangsiri diprediksi akan memicu kemarahan besar dari jajaran IRGC.

Ada kekhawatiran nyata penggantinya mungkin akan mengambil langkah lebih ekstrem: menutup total Selat Hormuz sebagai aksi balas dendam.

Jika hal itu terjadi, stabilitas energi global akan runtuh seketika. Kendali Iran atas jalur perairan strategis ini tetap menjadi ancaman paling nyata bagi ekonomi negara-negara Barat yang sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com