Internasional . 26/03/2026, 16:01 WIB

Jenderal Baret Hijau IRGC Mohammad Bagher Zolghadr Resmi Jadi 'Tameng' Keamanan Iran

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Di tengah eskalasi konflik yang kian membara di Timur Tengah, Republik Islam Iran melakukan manuver strategis di jantung komando pertahanannya. Pemerintah Teheran secara resmi menunjuk mantan komandan Garda Revolusi Islam (IRGC), Mohammad Bagher Zolghadr, sebagai Sekretaris baru Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC).

Langkah krusial ini diambil untuk mengisi kursi panas yang ditinggalkan oleh Ali Larijani, yang dinyatakan syahid akibat serangan udara brutal oleh militer Israel beberapa waktu lalu.

Penunjukan Zolghadr dipandang sebagai sinyal keras bahwa Iran tidak akan mundur selangkah pun dalam menjaga kedaulatannya.

Mohammad Bagher Zolghadr bukanlah nama asing dalam peta kekuatan militer Teheran. Menyandang pangkat brigadir jenderal di jajaran IRGC, ia dikenal sebagai arsitek kebijakan yang memiliki visi pertahanan yang sangat tajam.

Sebelum didapuk menjadi bos keamanan nasional, Zolghadr telah lama menjabat sebagai Sekretaris Dewan Kebijakan Iran.

Pengalaman panjangnya dalam memimpin operasi militer lapangan sekaligus merumuskan diplomasi strategis menjadikannya sosok paling kompeten untuk menavigasi Iran di tengah badai geopolitik global.

"Masuknya Zolghadr ke dalam struktur tertinggi SNSC mencerminkan langkah nyata Teheran untuk menciptakan lapisan pertahanan yang lebih solid, agresif, dan responsif terhadap setiap ancaman eksternal," ungkap analis pertahanan regional.

Benteng Terakhir Kebijakan Iran

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) merupakan lembaga paling berpengaruh yang mengoordinasikan seluruh kebijakan pertahanan, intelijen, dan luar negeri Iran.

Di bawah kepemimpinan Zolghadr, dewan ini akan menyelaraskan langkah bersama jajaran pejabat elit militer dan perwakilan langsung dari Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei.

Penunjukan tokoh dari unsur militer murni (IRGC) ke posisi birokrasi keamanan sipil-militer tertinggi ini menunjukkan tren "militerisasi kebijakan" yang diambil Iran.

Teheran disebut-sebut sedang menyiapkan skema pertahanan berlapis untuk menghadapi potensi konfrontasi langsung dengan musuh-musuh regionalnya. Dengan kehadiran Zolghadr, arah kebijakan luar negeri dan program strategis Iran diprediksi akan menjadi lebih tegas dan terukur.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com