Hukum dan Kriminal . 27/03/2026, 18:59 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Aksi dua perampok bersenjata yang mengaku sebagai anggota TNI di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sempat viral dan membuat resah warga. Namun, pihak Kodim 0608/Cianjur memastikan bahwa klaim tersebut adalah tidak benar alias hoaks.
Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur, Ujang Rohmat, menegaskan bahwa dua pelaku yang terekam dalam video tersebut merupakan warga sipil, bukan anggota TNI.
“Setelah kami dalami, informasi yang menyebut pelaku anggota TNI itu tidak benar,” ujarnya, Jumat.
Ia juga menambahkan bahwa aksi kriminal tersebut tidak ada kaitannya dengan institusi TNI maupun satuan militer mana pun.
Fakta lain yang terungkap, senjata yang digunakan pelaku bukan senjata api asli.
Menurut Kodim, pelaku hanya menggunakan Airsoftgun (senjata replika) dan bukan senjata api militer.
Meski demikian, aksi tersebut tetap membuat warga ketakutan karena pelaku bertindak agresif saat beraksi.
Perampokan terjadi di kawasan Perumahan Pataruman Regency, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur.
Berdasarkan keterangan saksi pelaku masuk dengan mendobrak pintu rumah korban. Setelah itu mengacak-acak isi rumah dan mengambil sejumlah berkas penting.
Warga sekitar hanya bisa menyaksikan dari kejauhan karena takut dengan senjata yang dibawa pelaku. Beberapa di antaranya merekam kejadian tersebut hingga viral di media sosial.
Kodim mengungkapkan bahwa aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan gadai kendaraan, bukan perampokan acak seperti yang ramai diberitakan. Kini salah satu pelaku telah ditangkap dan kasus tengah ditangani Polres Cianjur.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media