Megapolitan . 27/03/2026, 19:18 WIB

Banten Targetkan Reduksi 4.000 Ton Sampah Jadi Listrik

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Pemerintah mendorong percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Provinsi Banten melalui kolaborasi lintas daerah. Wilayah aglomerasi Tangerang Raya dan Serang Raya diproyeksikan mampu mereduksi hingga 4.000 ton sampah per hari untuk dikonversi menjadi energi terbarukan.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol, menyatakan bahwa kerja sama terpadu antarwilayah menjadi kunci optimalisasi pengelolaan limbah perkotaan yang kian meningkat. Proyek ini tidak hanya bertujuan mengurangi beban akhir sampah, tetapi juga menjadi solusi keberlanjutan energi.

"Berdasarkan perjanjian di wilayah Serang Raya dan Tangerang Raya, ke depan kita akan mampu mereduksi sampah menjadi energi listrik hingga 4.000 ton per hari. Ini jumlah yang sangat signifikan," ujar Hanif saat menghadiri rapat percepatan PSEL di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (27/3/2026).

Meski demikian, Hanif menekankan bahwa teknologi tinggi bukan satu-satunya solusi. Ia mengingatkan bahwa pembangunan fasilitas PSEL memerlukan waktu lama, sehingga keberhasilan program ini tetap bertumpu pada edukasi pemilahan sampah di hulu.

"Apapun teknologinya, fondasi utamanya adalah sampah yang terpilah. Tanpa itu, biaya pengolahan akan jauh lebih besar dan berpotensi membebani masyarakat," tegasnya.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmen daerah dalam mendukung transisi pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Langkah ini selaras dengan instruksi Presiden untuk mengakhiri praktik pembuangan terbuka (open dumping) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Seiring instruksi Presiden terkait penghentian sistem open dumping, diperlukan langkah cepat dan solutif. Salah satunya melalui pendekatan waste to energy yang harus didukung bersama," kata Sachrudin.

Pemerintah Kota Tangerang menyatakan kesiapannya bersinergi dalam implementasi program tersebut. Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk menjadikan pemilahan sampah dari rumah sebagai budaya baru guna memperingan proses pengolahan di hilir.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com