Megapolitan . 27/03/2026, 20:10 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mengkaji ulang rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Puncak guna mengatasi kemacetan kronis sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan evaluasi ini dilakukan atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar penanganan lalu lintas tidak lagi bersifat sementara, melainkan lebih sistematis dan terintegrasi.
Pemkab Bogor tengah menggodok berbagai opsi rekayasa lalu lintas yang dinilai lebih efektif dibanding sistem saat ini.
Beberapa skema yang dikaji antara lain:
“Rekayasa ini sedang dikaji ulang, apakah menggunakan traffic light atau pengaturan jam kendaraan agar lebih efektif,” ujar Ajat, Jumat.
Kajian ini tidak dilakukan sendiri oleh Pemkab Bogor. Sejumlah instansi turut dilibatkan, seperti: Korlantas Polri, Dinas Perhubungan, dan nstansi teknis seperti PUPR.
Kolaborasi ini bertujuan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan.
Selama ini, pengaturan lalu lintas di Jalur Puncak masih mengandalkan sistem one way (satu arah) yang bersifat situasional, terutama saat akhir pekan atau libur panjang.
Namun, sistem tersebut dinilai belum cukup efektif untuk mengatasi lonjakan kendaraan secara menyeluruh.
Selain kemacetan, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Beberapa titik di Jalur Puncak masih minim penerangan dan rawan kecelakaan.
Pemkab Bogor berencana: Menambah penerangan jalan umum (PJU) dan Menata ulang titik rawan kecelakaan.
“Masih ada jalur yang gelap, ini perlu didukung penerangan dan rekayasa lalu lintas yang tepat,” jelas Ajat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media