Megapolitan . 30/03/2026, 05:31 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam freezer sebuah kios ayam geprek pada Sabtu 28 Maret 2026.
Korban diketahui bernama Pak Bedul, pria berusia sekitar 45 tahun yang bekerja sebagai pegawai lepas di kios tersebut. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh pemilik usaha berinisial AL saat datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi kios yang ditinggal karyawan mudik Lebaran.
AL mengungkapkan, kecurigaan muncul ketika dirinya melihat sesuatu yang tidak biasa dari celah pintu freezer. Saat dibuka, ia mendapati tubuh korban sudah dalam kondisi terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pembeku tersebut.
"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL.
Mengetahui hal tersebut, AL segera memberi tahu warga sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain bekerja di kios ayam geprek, korban juga diketahui bertugas sebagai penjaga keamanan di ruko setempat. AL juga menyebut, saat jasad korban ditemukan, terdapat sejumlah barang milik usaha yang hilang.
"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya.
Meski demikian, AL belum dapat memastikan apakah hilangnya kendaraan tersebut berkaitan dengan peristiwa penemuan jasad tersebut. Ia juga menyebut dua karyawan tetapnya tidak dapat dihubungi sejak Jumat 27 Maret 2026.
"Karyawan (tetap) saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di chat whatsapp juga ceklis satu," ujar dia.
Terkait kasus ini, AL menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan keterkaitan antara hilangnya sepeda motor dengan kematian korban.
"Saya tidak bisa menduga atau menyimpulkan juga ada kaitan atau tidak antara sepeda motor hilang dan penemuan jenazah, saya serahkan ke polisi saja".
Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Tim Identifikasi dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu (29/3) turut turun langsung ke lokasi guna melakukan olah TKP bersama jajaran Polres Metro Bekasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media