Politik . 13/04/2026, 17:34 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, tingkat kemiskinan di kawasan Papua masih berada di atas rata-rata nasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin, 13 April 2026.
"Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di Papua berada di atas nasional. Ini bukan bagus, tetapi di atas. Karena semakin besar angkanya semakin menunjukkan persentase masyarakat miskin yang besar,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa meskipun secara umum kondisi kemiskinan di Papua masih tinggi, terdapat sejumlah wilayah yang menunjukkan perkembangan positif. Salah satu contohnya adalah Papua Pegunungan yang mengalami penurunan angka kemiskinan.
“Kita melihat bahwa di Papua Pegunungan, ini cenderung bahkan, saya ulangi, cenderung baik menurun, Papua Pegunungan. Artinya dari angka 32,97 persen 2024 ke 27,21 persen, ini membaik. Ada masyarakat yang berkurang kemiskinannya,” kata Tito.
Namun, kondisi berbeda terjadi di Papua Selatan yang justru mencatat kenaikan sekitar 2 persen, dari 17,44 persen pada 2024 menjadi 19,26 persen.
Sementara itu, di Papua Tengah, tingkat kemiskinan relatif stagnan tanpa perubahan berarti dalam setahun terakhir, dengan angka mendekati sepertiga jumlah penduduk.
"Kemudian di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan. 29,45 persen miskin. Jadi hampir sepertiga masyarakat Papua Tengah itu adalah masuk kelompok miskin," ujar Tito.
Ia menekankan bahwa data tersebut harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah di Papua sebagai dasar evaluasi untuk mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan.
"Tapi yang juga landai nggak banyak pergerakanlah Papua Tengah. Kemudian yang cenderung menaik itulah di Papua Selatan. Ini yang perlu jadi perhatian," pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media