fin.co.id - Insiden tragis terjadi di tengah kemeriahan karnaval Desa Bogotanjung, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu malam (11/4/2026). Seorang kru sound horeg dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan tugasnya. Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga dan menjadi peringatan keras soal pentingnya keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan instalasi listrik di acara luar ruangan.
Kejadian tersebut berlangsung saat acara masih berjalan dan cuaca berubah menjadi hujan deras. Kondisi ini diduga memperbesar risiko kecelakaan, khususnya bagi kru teknis yang berinteraksi langsung dengan perangkat listrik.
Awalnya, karnaval di Desa Bogotanjung berlangsung meriah dengan partisipasi warga yang antusias. Namun, situasi berubah ketika hujan deras mulai turun. Di tengah kondisi tersebut, kru sound horeg tetap menjalankan tugas untuk memastikan jalannya acara tetap lancar.
Sayangnya, di saat itulah insiden terjadi. Korban diduga tersengat listrik saat menangani peralatan sound horeg. Cuaca basah dan genangan air di sekitar lokasi kemungkinan besar memperparah kondisi instalasi listrik, sehingga meningkatkan risiko sengatan.
Warga dan panitia yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan. Mereka segera membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa. Insiden ini menjadi alarm keras bagi seluruh penyelenggara acara, terutama yang melibatkan instalasi listrik di area terbuka.
Setiap kegiatan luar ruangan perlu menerapkan standar keselamatan yang jelas. Misalnya, memastikan semua kabel terlindungi dengan baik, menggunakan peralatan tahan air, serta menyediakan sistem pemutus arus listrik darurat.
Selain itu, panitia juga perlu memiliki prosedur mitigasi risiko ketika cuaca buruk terjadi. Keputusan untuk menghentikan sementara acara bisa menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian fatal.