Internasional . 15/04/2026, 07:35 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Insiden penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di distrik Siverek, Provinsi Sanliurfa, Turki tenggara, pada Selasa, 14 April 2026. Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 16 orang terluka, termasuk siswa dan guru.
Gubernur Provinsi Sanliurfa, Hasan Sildak, mengatakan pelaku merupakan mantan siswa berusia 19 tahun yang melakukan aksinya dengan menggunakan senapan. Serangan tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menyasar lingkungan sekolah.
Sildak menjelaskan bahwa pelaku melepaskan tembakan secara acak, dimulai dari halaman sekolah sebelum kemudian masuk ke dalam gedung. Aparat kepolisian yang datang ke lokasi sempat berupaya menangkap pelaku.
Namun, upaya tersebut berakhir setelah pelaku mengakhiri hidupnya. “Pelaku melepaskan tembakan tanpa pandang bulu, dimulai dari halaman sekolah sebelum memasuki gedung. Pelaku bunuh diri saat polisi berusaha menangkapnya,” kata Sildak kepada wartawan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Seorang guru dilaporkan berada dalam kondisi serius dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kementerian Dalam Negeri Turki menyebutkan bahwa dari total korban luka, 10 orang merupakan siswa, empat guru, satu anggota kepolisian, dan satu lainnya adalah karyawan kantin sekolah.
Hingga saat ini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif pelaku dalam melakukan aksi penembakan tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media