Politik . 16/04/2026, 09:19 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id – Gelombang kepindahan politisi ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di bawah komando Kaesang Pangarep tampaknya belum akan berhenti. Ketua DPP PSI, Bestari Barus, memberikan sinyal kuat bahwa partai berlambang bunga mawar tersebut segera menyambut belasan figur baru dalam waktu dekat.
Setelah nama Rusdi Masse resmi bergabung, Bestari mengisyaratkan terdapat sekitar 15 hingga 20 nama politisi lain yang tengah bersiap mengganti jas partai mereka. Namun, pihak PSI memilih untuk menutup rapat identitas para tokoh tersebut demi menjaga keamanan posisi mereka di partai asal masing-masing.
"Tidak mungkin saya sampaikan sekarang dari partai mana, tetapi saya isyaratkan Rusdi Masse itu hanya satu dari 15 sampai 20 orang lagi," ujar Bestari Barus saat dihubungi pada Kamis 16 April 2026.
Keputusan PSI untuk merahasiakan nama-nama calon kader baru ini bukan tanpa alasan. Bestari menyebutkan bahwa pengumuman dini berisiko memicu pemecatan bagi para politisi tersebut dari kepengurusan lama mereka. Saat ini, mereka hanya menunggu momentum yang tepat untuk melakukan deklarasi resmi.
Menurut mantan politikus NasDem ini, fenomena perpindahan kader antarpartai atau "transfer politisi" merupakan dinamika yang lumrah terjadi, terutama saat mendekati periode kampanye atau masa peralihan pemilu.
Senada dengan Bestari, Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, juga mengonfirmasi adanya tren positif tersebut. Grace menyatakan ketertarikan kader luar partai untuk bergabung semakin meningkat seiring dengan penguatan struktur PSI di level daerah hingga desa.
Selain penambahan kader dari kalangan politisi praktis, PSI secara terang-terangan menaruh harapan besar pada sosok Presiden RI ke-7, Joko Widodo. Bestari berharap Jokowi segera meresmikan diri sebagai bagian dari keluarga besar PSI.
Kehadiran Jokowi diyakini akan memberikan dampak pertumbuhan yang signifikan bagi partai. Beberapa poin penting yang menjadi pertimbangan PSI antara lain:
Tingginya Tingkat Kepuasan: Approval rating Jokowi yang tetap terjaga dinilai menjadi magnet elektoral yang kuat.
Efek Pengganda: Kehadiran Jokowi diharapkan mampu menarik massa loyal dan memperkuat posisi PSI di kancah nasional.
Magnet bagi Kader Lain: Figur Jokowi dianggap sebagai faktor kunci yang memikat politisi lain untuk ikut bergabung.
"Mudah-mudahan sukses yang ingin dicapai itu betul-betul dapat diwujudkan," tambah Bestari optimistis mengenai rencana penguatan internal partai ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media