Nasional . 21/04/2026, 18:48 WIB

Kartini Masa Kini! Wamen P2MI Serukan Perempuan Migran Bangkit Hadapi Tantangan Global

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, memperingati Hari Kartini dengan mengenakan kebaya kuning yang dipadukan dengan sentuhan merah muda. Dalam momentum tersebut, ia mengajak para perempuan pekerja migran Indonesia untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks.

"Semangat Kartini hari ini bukan hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang keberanian beradaptasi di era global dan digital," ujarnya, Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, perempuan pekerja migran Indonesia merupakan representasi Kartini masa kini yang berani mengambil peluang, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi keluarga dan bangsa.

"Perempuan pekerja migran Indonesia adalah Kartini masa kini yang berani mengambil peluang, meningkatkan kapasitas diri, dan berkontribusi bagi keluarga serta bangsa," sambungnya.

Christina menekankan bahwa peran perempuan migran tidak sekadar sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa dampak sosial dan ekonomi di lingkungan sekitarnya.

"Di balik kontribusi besar tersebut, kita tidak menutup mata bahwa masih ada tantangan, mulai dari risiko eksploitasi hingga keterbatasan akses informasi," tuturnya.

Untuk itu, ia menegaskan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran perempuan, termasuk memastikan akses informasi yang akurat serta pendampingan yang memadai.

"Memiliki akses terhadap informasi yang akurat, serta mendapatkan pendampingan yang memadai," imbuhnya.

Kementerian P2MI, lanjutnya, terus memperkuat sistem perlindungan berbasis teknologi, salah satunya melalui optimalisasi layanan digital seperti SiskoP2MI yang menyediakan informasi, layanan pengaduan, hingga respons cepat bagi pekerja migran di berbagai negara.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi refleksi bahwa perjuangan perempuan belum selesai, sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor pendidikan dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan perempuan.

"Perempuan pekerja migran adalah simbol ketangguhan Indonesia. Dengan semangat Kartini, mari kita pastikan mereka tidak hanya berangkat untuk bekerja, tetapi juga pulang dengan keberhasilan, pengalaman, dan masa depan yang lebih baik," tutupnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com