Nasional . 28/04/2026, 12:03 WIB

Evakuasi Dramatis di Bekasi Timur! Lokomotif Tak Langsung Ditarik Demi Selamatkan Korban Terjepit

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

fin.co.id - Proses evakuasi pasca tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menyisakan sejumlah fakta penting. Salah satunya terkait keputusan tim penyelamat yang tidak langsung menarik lokomotif bersamaan dengan rangkaian gerbong.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil demi keselamatan korban yang masih terjepit di dalam material kereta. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa situasi di lapangan sangat krusial karena masih terdapat korban yang belum bisa dievakuasi secara langsung.

“Saya sampaikan pada saat itu memang ada lima korban yang masih dalam kondisi terjepit,” ujarnya dalam konferensi pers.

Menurut Syafii, jika lokomotif dipindahkan secara paksa sejak awal, hal tersebut justru berpotensi memperparah kondisi korban. Oleh karena itu, tim SAR memilih melakukan teknik penyelamatan khusus atau ekstrikasi secara bertahap.

“Harus kita laksanakan kegiatan ekstrikasi sehingga korban bisa kita selamatkan dalam kondisi tidak sampai menimbulkan dampak yang lebih berat lagi,” yang menggambarkan betapa hati-hatinya proses evakuasi dilakukan.

Upaya penyelamatan akhirnya berhasil diselesaikan pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah seluruh korban berhasil dikeluarkan, tim SAR secara bertahap ditarik dari lokasi kejadian. Dalam proses tersebut, Basarnas juga mencatat fakta bahwa seluruh korban yang berhasil dievakuasi merupakan perempuan.

“100 persen yang kita evakuasi (korban) perempuan,” kata Syafii.

Seperti diketahui, kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin malam 27 April 2026 dan menimbulkan dampak besar. Data terbaru menyebutkan sebanyak 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Insiden bermula ketika KRL yang berada di jalur tersebut berhenti akibat gangguan di perlintasan, setelah sebelumnya terjadi insiden antara kereta lain dengan sebuah kendaraan di sekitar area tersebut. Dalam kondisi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek melaju dan menghantam bagian belakang KRL dengan keras.

Benturan hebat itu menyebabkan kerusakan serius, terutama pada gerbong khusus wanita yang berada di bagian belakang rangkaian KRL. Struktur gerbong dilaporkan robek parah akibat tertembus oleh bagian depan kereta jarak jauh, sehingga menimbulkan korban dalam jumlah besar.

Hingga saat ini, proses investigasi penyebab kecelakaan masih terus berlangsung, sementara pihak terkait fokus pada pemulihan serta penanganan korban pasca insiden yang mengguncang jalur perkeretaapian di wilayah Bekasi tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com