Pendidikan . 29/04/2026, 15:18 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui percepatan digitalisasi di lingkungan sekolah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penyediaan papan interaktif digital (PID) di seluruh satuan pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Saat ini, setiap sekolah rata-rata telah memiliki satu unit PID. Namun ke depan, pemerintah menargetkan penambahan hingga tiga sampai empat unit tambahan di setiap sekolah guna mendukung proses belajar yang lebih optimal.
“Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital. Smartboard. Sekarang baru satu per sekolah. Ada yang dua. Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin tiga, empat lagi. Tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia,” kata Prabowo usai meninjau hasil revitalisasi di SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026.
Menurut Prabowo, penggunaan PID akan membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih interaktif serta memudahkan akses materi bagi guru dan siswa. Seluruh silabus dan bahan ajar nantinya akan tersimpan secara digital sehingga dapat dipelajari ulang kapan saja.
“Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada di software, membantu semua. Kalau murid atau guru ingin ulangi-ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan sistem pengajaran terpusat dengan melibatkan tenaga pendidik terbaik. Salah satu rencana yang disiapkan adalah menghadirkan penutur asli atau native speaker untuk pembelajaran bahasa asing yang dapat diakses melalui perangkat digital di sekolah.
Prabowo menilai penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda dalam menghadapi persaingan global.
“Nanti kita ada studio pusat di Jakarta. Guru-guru terbaik, umpamanya Bahasa Inggris ya kita ambil native speaker, dia bisa ngajar ke semua yang perlu,” tutur Prabowo.
“Bahasa Mandarin (juga) begitu, kita mau tambah anak-anak sekolah kita harus bisa bahasa Inggris, Mandarin, dan beberapa bahasa asing. Mulai dari SD,” tegasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media