Nasional . 02/05/2026, 14:51 WIB

Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen, Driver Sambut Baik Kebijakan Prabowo Subianto

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Kebijakan baru pemerintah terkait perlindungan pekerja transportasi online disambut positif oleh para pengemudi ojek online (ojol). Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang salah satunya mengatur batas potongan platform maksimal 8 persen.

Aturan tersebut menjadi angin segar bagi para driver, mengingat sebelumnya potongan dari aplikator bisa mencapai 20 persen. Dengan kebijakan baru ini, pengemudi berpotensi menerima hingga 92 persen dari pendapatan mereka.

Pengumuman kebijakan ini disampaikan langsung oleh Presiden saat peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026, di hadapan ratusan ribu pekerja dari berbagai sektor.

Salah satu pengemudi ojol, Uddin, mengapresiasi langkah tersebut, meski tetap menekankan pentingnya implementasi di lapangan.

“Alhamdulillah, tuntutan itu sudah beberapa kali diajukan, artinya mengenai potongan-potongan 20 persen itu (driver) ojol keberatan, makanya ini ada spanduk yang bertuliskan harga mati (potongan) 10 persen,” ujar Uddin, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurutnya, keputusan pemerintah yang menurunkan potongan hingga 8 persen bahkan melampaui tuntutan awal para driver, sehingga dinilai lebih menguntungkan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh aplikator benar-benar mematuhi aturan tersebut tanpa pengecualian.

“Kalau dukungan memang kami tanggapi secara positif. Cuma yang penting itu sekarang realisasi," ujarnya.

Selain persoalan pembagian pendapatan, para pengemudi juga menyoroti isu lain seperti jaminan kesehatan, kondisi kendaraan, serta tingginya beban operasional di lapangan, terutama untuk perjalanan jauh dengan tarif yang dinilai rendah.

Di sisi lain, peringatan May Day juga menjadi momen bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi. Nung, seorang buruh asal Jonggol, Kabupaten Bogor, bahkan berangkat sejak dini hari demi mengikuti acara di Monas.

Ia menilai kehadiran Presiden dalam peringatan tersebut menjadi ruang penting untuk menyampaikan harapan kepada pemerintah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan seperti ini selanjutnya. Lebih banyak lagi bantuannya. Lebih lanjut lagi gitu,” katanya.

Bagi Nung, bekerja bukan hanya soal penghasilan, tetapi juga rasa aman dan kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Saya rasakan ya, yang penting aman sentosa. Sehat,” ujarnya.

Ia juga berharap ke depan semakin banyak peluang kerja tersedia, khususnya bagi generasi muda.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com