Megapolitan . 09/05/2026, 15:11 WIB

DPRD DKI Dorong Pengembalian Fungsi Trotoar untuk Tekan Polusi Udara

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembalikan fungsi trotoar di seluruh wilayah ibu kota sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki.

Menurut Wibi, langkah tersebut penting dalam mendukung pengendalian pencemaran udara sekaligus memperkuat budaya berjalan kaki menuju transportasi publik.

Ia menilai penataan trotoar bukan sekadar persoalan estetika kota, tetapi juga bagian dari pembangunan infrastruktur dasar untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

“Kalau kita berbicara pencemaran udara, kita juga harus bicara hal yang paling dasar, yaitu bagaimana cara menguranginya,” ujar Wibi dikutip, Sabtu, 9 Mei 2026.

Wibi menjelaskan, upaya menekan emisi kendaraan perlu dibarengi dengan penyediaan akses pedestrian yang aman, nyaman, dan steril dari berbagai hambatan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan konektivitas yang baik menuju halte, stasiun, maupun kawasan transit oriented development (TOD).

“Bagaimana masyarakat mau ke halte atau ke MRT kalau berjalan kaki saja hari ini sudah susah karena trotoar tidak steril,” terang Wibi.

Ia mencontohkan penataan pedestrian di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said sebagai salah satu upaya penguatan fasilitas pejalan kaki di Jakarta. Kawasan tersebut juga tengah dipersiapkan Pemprov DKI Jakarta sebagai lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan menggelar HBKB di Jalan H.R. Rasuna Said pada Minggu, 10 Mei 2026, mulai pukul 05.30 hingga 10.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang publik sekaligus mendorong aktivitas masyarakat yang lebih ramah lingkungan.

Wibi menegaskan bahwa penataan trotoar seperti di Rasuna Said perlu diperluas dan dijaga konsistensinya di berbagai wilayah Jakarta. Ia juga meminta agar trotoar tidak lagi digunakan untuk parkir liar maupun aktivitas lain yang mengganggu hak pejalan kaki.

“Trotoar harus dikembalikan fungsinya untuk pejalan kaki dan dijaga bersama agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” pesan Wibi.

Ia berharap pengembalian fungsi trotoar dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mengurangi pencemaran udara di Jakarta.

Dengan tersedianya akses pedestrian yang layak, masyarakat dinilai akan lebih mudah menjangkau transportasi publik sehingga ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat berkurang.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com