Maung Jadi Sorotan di KTT ASEAN ke-48, Tunjukkan Kemajuan Industri Nasional Indonesia

news.fin.co.id - 09/05/2026, 12:28 WIB

Maung Jadi Sorotan di KTT ASEAN ke-48, Tunjukkan Kemajuan Industri Nasional Indonesia

Kehadiran kendaraan taktis Maung yang digunakan Presiden Prabowo Subianto di KTT ke-48 ASEAN mencuri perhatian warga Filipina. Foto: BPMI Setpres

fin.co.id - Kendaraan taktis Maung yang digunakan Presiden RI, Prabowo Subianto, saat menghadiri rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu sukses menarik perhatian para delegasi maupun warga setempat. Kendaraan produksi dalam negeri tersebut tampak mencolok ketika mengantar Presiden Prabowo menuju sejumlah agenda resmi konferensi.

Sejak kedatangannya di Cebu, Maung menjadi salah satu objek yang paling banyak diperhatikan di area penyelenggaraan KTT. Banyak delegasi negara ASEAN hingga masyarakat lokal yang terlihat mengamati secara langsung kendaraan hasil karya industri pertahanan Indonesia itu.

Tampilan Maung yang gagah, modern, dan memiliki karakter kuat dinilai mencerminkan perkembangan industri nasional Indonesia yang semakin maju. Salah seorang warga Cebu bernama Yusail mengaku terkesan saat melihat langsung kendaraan tersebut dan mengabadikan momen di sekitarnya.

“Saya melihat ini satu kendaraan yang menakjubkan,” ujarnya.

Advertisement

Warga lainnya, Alex, yang turut berfoto dengan latar belakang Maung menilai kendaraan tersebut memiliki desain yang unik dibandingkan kendaraan lain yang biasa ditemui di Filipina.

“Kendaraan ini sangat klasik dan berbeda dengan kendaraan lainnya yang pernah saya lihat di Filipina,” ujar Alex.

Tidak hanya dari sisi desain, Maung juga mendapat penilaian positif terkait aspek keamanan dan kenyamanan. Hal itu disampaikan Kathrine, salah satu petugas keamanan dalam penyelenggaraan KTT ASEAN ke-48.

“Saya rasa kendaraan ini sangat aman untuk dikendarai oleh Presiden Indonesia,” ucapnya.

Penggunaan Maung oleh Presiden Prabowo Subianto di forum internasional dinilai membawa pesan strategis mengenai komitmen Indonesia dalam memperkuat kemandirian industri nasional, khususnya di sektor pertahanan dan otomotif.

Kehadiran kendaraan buatan anak bangsa di panggung diplomasi regional juga menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus menunjukkan kemampuan manufaktur Indonesia yang terus berkembang di mata dunia internasional.

Di tengah pembahasan penguatan kerja sama kawasan ASEAN, keberadaan Maung turut menjadi perhatian tersendiri. Kendaraan tersebut bukan hanya berfungsi sebagai alat transportasi Presiden, tetapi juga merepresentasikan kepercayaan diri Indonesia dalam menampilkan produk dalam negeri di forum global.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID