Nasional . 26/05/2026, 14:00 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto diperkirakan akan melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Prancis. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengingat Presiden saat ini sedang menjalani kunjungan kerja di negara tersebut.
Menurut Juri, agenda Salat Iduladha Presiden masih akan disesuaikan dengan jadwal kegiatan selama berada di Prancis.
“Pak Presiden kan semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri ya, ke Perancis. Jadi, tentu akan menyesuaikan karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja,” kata Juri kepada wartawan, Selasa, 26 Mei 2026.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai agenda Presiden selama kunjungan kerja di Prancis, Juri meminta agar penjelasan detail disampaikan oleh Menteri Luar Negeri.
“Nanti Pak Menlu yang menjelaskan,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Juri juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban yang akan didistribusikan ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.
"Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan, jumlah sapi yang disalurkan lebih banyak dibanding jumlah daerah penerima karena terdapat 46 wilayah yang belum memiliki sapi dengan standar bobot sesuai ketentuan Presiden.
"Kenapa dari 552 daerah menerima 598 sapi? Jadi sapinya lebih banyak dari jumlah daerah karena ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran standar sapi presiden. Standar dari atau standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton dan setiap daerah akan mendapatkan satu," jelasnya.
Menurut Juri, daerah yang tidak memiliki sapi dengan bobot sesuai standar tersebut akhirnya menerima tambahan distribusi dari wilayah lain.
"Oleh karena itu ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah," imbuhnya.
Selain disalurkan ke pemerintah daerah, sapi kurban Presiden juga diberikan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.
"Sapi kurban Bapak Presiden juga akan diserahkan atau akan disampaikan kepada lembaga-lembaga pendidikan, ada juga pondok pesantren, kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, sebanyak 500 sapi," imbuhnya.
"Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh sebanyak 500 sapi. Jadi semuanya 1.098 ekor sapi," sambungnya.
Juri menambahkan, sapi kurban tersebut terdiri dari berbagai jenis, antara lain Simental, Limosin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media