Internasional . 28/05/2026, 20:57 WIB

FBI Temukan 303 Batang Emas dalam Penggerebekan Rumah Mantan Pejabat CIA!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Aparat Amerika Serikat telah menangkap seorang mantan pejabat senior Badan Intelijen Pusat (CIA) setelah penggeledahan menemukan emas batangan senilai US$40 juta di rumahnya.

Skandal besar yang menyeret eks intelijen top ini langsung mengguncang publik AS karena jumlah barang bukti tergolong sangat fantastis untuk ukuran ruang pribadi.

Petugas Biro Investigasi Federal (FBI) juga menyita uang tunai US$2 juta dan sekitar 35 jam tangan mewah bulan ini dari rumah David Rush di negara bagian Virginia, AS, menurut dokumen pengadilan. Penemuan tumpukan harta ilegal ini menjadi bukti nyata bagaimana sistem pengawasan internal kecolongan oleh tindakan nekat oknum dalamnya sendiri.

The New York Times melaporkan pada hari Rabu bahwa ia adalah mantan pejabat senior CIA, mengutip orang-orang yang mengetahui penyelidikan tersebut.

Rekam Jejak Kebohongan Karier dan Izin Keamanan Tingkat Tinggi

Pihak berwenang membongkar bahwa perjalanan karier mentereng sang agen ternyata penuh dengan manipulasi data pribadi sejak awal mendaftar. Penyelidikan FBI menemukan bahwa Rush telah memberikan informasi palsu tentang pendidikan dan latar belakang militernya dalam lamaran kerjanya, termasuk berbohong tentang memperoleh gelar universitas dan bertugas sebagai pilot di angkatan laut.

Tidak berhenti sampai di situ, ia memanfaatkan jabatannya untuk memanipulasi absensi dan tunjangan keuangan negara. Ia juga mengisi lembar waktu palsu dan memperoleh US$77.000 dalam pembayaran cuti militer dengan secara palsu mengklaim dirinya sebagai anggota cadangan angkatan laut, menurut surat pernyataan tersebut.

Padahal, posisinya di lembaga telik sandi tersebut sangat krusial dan memegang rahasia penting negara. Dokumen tersebut menggambarkan Rush sebagai mantan karyawan senior di sebuah lembaga pemerintah AS dengan izin keamanan rahasia tingkat tinggi dan akses ke informasi rahasia.

Kronologi Penangkapan dan Modus Pengambilan Logam Mulia

Aksi kejahatan kerah putih ini akhirnya terhenti setelah tim penyidik bergerak melakukan penahanan fisik. Ia ditangkap pada 19 Mei dan didakwa dengan pencurian uang pemerintah. Hingga saat ini, pihak pendamping hukum pelaku memilih untuk menutup mulut dari kejaran awak media, di mana seorang pengacara untuk Rush menolak berkomentar kepada Times.

Modus operandi pembobolan aset negara ini berlangsung selama beberapa bulan dengan alasan operasional kedinasan. Dari November lalu hingga Maret ini, Rush beberapa kali meminta kepada majikannya untuk "sejumlah besar mata uang asing dan puluhan juta dolar dalam bentuk batangan emas untuk pengeluaran terkait pekerjaan".

Penggeledahan Rumah dan Total Aset Negara yang Hilang

Pernyataan tertulis tersebut menyatakan bahwa Rush menerima uang tunai dan emas tersebut, tanpa memberikan informasi lebih lanjut tentang mengapa ia membutuhkannya. Kelalaian verifikasi di tempat kerja dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku untuk memindahkan harta tersebut ke kediaman pribadinya.

Kecurigaan baru muncul saat bagian logistik melakukan pemeriksaan internal pada fasilitas penyimpanan kantor. Emas dan sebagian besar uang tunai tersebut kemudian ditemukan hilang dari ruang penyimpanan di tempat kerja pejabat tersebut, yang memicu penggeledahan rumahnya yang menemukan sekitar 303 batangan emas - senilai lebih dari US$40 juta.

Berikut rincian barang bukti yang berhasil disita oleh petugas FBI dari kediaman tersangka:

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com