Megapolitan . 15/06/2026, 09:41 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, Senin, 15 Juni 2026. Sebanyak 5.955 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek disiagakan di sejumlah lokasi yang menjadi titik konsentrasi massa.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan pengerahan personel dilakukan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Pelayanan aksi unjuk rasa 5.955 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran), pelayanan unjuk rasa wilayah Jakpus lainnya," katanya kepada wartawan, Senin, 15 Juni 2026.
Pengamanan difokuskan di sejumlah kawasan strategis, mulai dari Silang Selatan Monas, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Gedung DPR/MPR RI, hingga kawasan Kwitang, Senen.
Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, massa aksi dijadwalkan mulai bergerak sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi antara lain Aliansi PERISAI dan Cipayung Jakarta Barat, PC PMII Jakarta Barat, GMNI Jakarta Barat, FMN, APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Esa Unggul, hingga BEM Trisakti.
Erlyn menjelaskan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis. Kehadiran aparat bertujuan memberikan pelayanan dan menjamin keamanan selama aksi berlangsung, bukan untuk membatasi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
"Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya," jelasnya.
Meski demikian, kepolisian mengingatkan seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku selama kegiatan berlangsung.
Massa diminta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti provokasi, aksi anarkis, pembakaran ban bekas, perusakan fasilitas umum, maupun tindakan yang melawan petugas di lapangan.
"Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas," tegasnya.
Dengan pengamanan yang melibatkan hampir enam ribu personel, aparat berharap seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap menghormati hak masyarakat lain yang beraktivitas di kawasan Jakarta.
Rafi Adhi/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media