Megapolitan . 15/06/2026, 17:24 WIB

Demo Mahasiswa UBK Memanas! Massa Paksa Tembus Pengamanan Istana

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK) di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, berlangsung tegang, Senin, 15 Juni 2026. Massa berupaya mendekati area Istana Presiden dengan menerobos barikade aparat yang telah disiapkan di lokasi.

Berdasarkan pantauan Disway Group, rombongan mahasiswa tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 14.41 WIB dengan membawa satu unit mobil komando (mokom).

Sesampainya di lokasi, massa mencoba menembus barisan puluhan personel kepolisian yang berjaga di sekitar samping gedung Bank Syariah Indonesia (BSI). Upaya tersebut memicu ketegangan antara peserta aksi dan aparat keamanan yang melakukan pengamanan.

Situasi sempat memanas ketika terjadi adu argumen antara kedua pihak. Dalam kericuhan itu, terlihat sejumlah botol plastik dilempar dan air mineral disiramkan di tengah massa.

Dorong-dorongan antara mahasiswa dan petugas keamanan juga tidak dapat dihindari. Polisi beberapa kali berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan meminta massa tidak memaksakan diri melewati blokade yang telah dipasang.

Meski demikian, orator terus membakar semangat peserta aksi agar tetap maju menembus pengamanan.

"Tabrak!" seru salah satu massa aksi dari atas mokom.

Setelah berlangsung negosiasi, aparat akhirnya membuka akses bagi iring-iringan mahasiswa hingga mendekati pagar besi pembatas yang telah dipasang sejak siang hari di sekitar kawasan Istana.

Sebelum mencapai lokasi aksi, rombongan mahasiswa yang bergerak dari kampus mereka di kawasan Cikini juga sempat dihentikan petugas di kawasan Tugu Tani. Polisi meminta peserta aksi tidak menggunakan seluruh badan jalan agar arus kendaraan tetap dapat melintas dan kemacetan bisa diminimalisasi.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa UBK membawa empat tuntutan utama, yakni menolak kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, mendesak perbaikan nilai tukar rupiah, meminta penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih, dan menuntut pencabutan Undang-Undang Kepolisian.

Selain itu, massa aksi turut mengusung tagar #TataUlangIndonesia sebagai simbol perlawanan terhadap kondisi sosial dan ekonomi yang mereka nilai semakin membebani masyarakat.

Cahyono/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com