Ekonomi . 15/06/2026, 18:04 WIB

Rupiah Tertekan, Istana Ungkap Jurus Prabowo Pulihkan Kepercayaan Pasar

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor terhadap perekonomian nasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempercepat deregulasi, mendorong investasi, serta memperkuat program hilirisasi dan industrialisasi.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa dalam dua pekan terakhir pemerintah fokus memperkuat sinergi dan mengambil berbagai langkah strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik maupun investor.

"Dalam 1-2 minggu ini kita semua terus berupaya memperkuat koordinasi, memperkuat kerja sama dan terutama mengambil kebijakan kebijakan yang kita berhadap dapat memperkuat yang tadi disampaikan, memperkuat mata uang kita, memperkuat persepsi publik, memperkuat persepsi pasar," kata Pras di Istana Kepresidenan, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Prasetyo, keberhasilan Danantara menarik minat investor internasional melalui penerbitan global bond menjadi sinyal positif yang menunjukkan tingkat kepercayaan dunia usaha global terhadap Indonesia masih kuat.

Di sisi lain, pemerintah juga berupaya meningkatkan keyakinan pelaku ekonomi domestik. Salah satu arahan yang kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto adalah penyederhanaan regulasi dan perizinan guna menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif.

"Berkenaan dengan masalah deregulasi yang berkali-kali Bapak Presiden menyampaikan bahwa kita harus terus berupaya untuk mempermudah perizinan-perizinan kita, supaya iklim investasi dapat berkembang, supaya ekosistem ekonomi kita juga dapat berkembang dengan jauh lebih kompetitif," tuturnya.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian besar terhadap percepatan hilirisasi dan industrialisasi nasional. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap barang impor.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan industri berbasis hilirisasi diharapkan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi lebih tinggi yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kekayaan negara.

"Hilirisasi dan industrialisasi diharapkan menghasilkan produk bernilai tambah yang membawa penambahan kekayaan bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menekankan bahwa stabilitas menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan investasi dan aktivitas ekonomi. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta pelaku pasar untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi untuk bergandengan tangan, bekerja sama, dan bekerja keras guna memulihkan serta memperkuat ekonomi kita," jelas Prasetyo.

Anisha Aprilia/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com