RS Premier Bintaro Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Tumor Otak

news.fin.co.id - 20/06/2026, 10:16 WIB

RS Premier Bintaro Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Tumor Otak

RS Premier Bintaro kembali menggelar kegiatan Media Gathering sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

fin.co.id – RS Premier Bintaro kembali menggelar kegiatan Media Gathering sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Mengangkat tema “Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini”, kegiatan tersebut berlangsung di PUJA Bumi Kenduri The Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, RS Premier Bintaro menghadirkan dokter spesialis bedah saraf, dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.BS, untuk memberikan pemahaman mengenai tumor otak, mulai dari jenis, tanda-tanda yang perlu diwaspadai, hingga berbagai metode terapi yang tersedia saat ini.

Menurut dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.BS, tumor otak terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni tumor primer yang berasal dari jaringan otak maupun selaput otak, serta tumor sekunder atau metastasis yang merupakan penyebaran kanker dari organ lain seperti payudara, paru-paru, dan tiroid. Berdasarkan data internasional, sekitar 72 persen kasus tumor otak primer bersifat jinak, sedangkan sisanya merupakan tumor ganas.

Ia menjelaskan masih banyak masyarakat yang menganggap seluruh tumor otak bersifat ganas. Padahal, sebagian besar tumor primer justru tergolong jinak. Meski demikian, keberadaan tumor di dalam rongga kepala tetap berpotensi menimbulkan masalah serius karena dapat menekan jaringan otak dan mengganggu fungsi-fungsi penting tubuh.

Advertisement

"Sejumlah gejala yang patut diwaspadai, antara lain sakit kepala kronis yang semakin berat, dan disertai gangguan penglihatan, kejang yang pertama kali muncul pada usia dewasa, gangguan keseimbangan, kelemahan pada anggota gerak, penurunan pendengaran, perubahan perilaku, hingga muntah menyemprot, dan penurunan kesadaran," katanya dalam keterangan, Sabtu, 20 Juni 2026.

Pada kondisi tertentu, kata dia, tumor otak dapat berkembang menjadi keadaan gawat darurat, seperti hidrosefalus akibat penumpukan cairan otak atau perdarahan pada jaringan tumor. Situasi tersebut membutuhkan penanganan segera untuk mencegah kerusakan otak permanen bahkan risiko kematian.

Untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan pencitraan seperti CT Scan maupun MRI dengan kontras kerap dibutuhkan. Pemeriksaan tanpa kontras dinilai belum tentu mampu memperlihatkan kondisi tumor secara optimal.

RS Premier Bintaro menyediakan penanganan tumor otak secara menyeluruh melalui pendekatan multidisiplin. Pilihan terapi yang tersedia meliputi pengobatan untuk mengurangi gejala dan pembengkakan otak, tindakan operasi bedah saraf terbuka, mikroskopik maupun endoskopik, radioterapi termasuk Gamma Knife Radiosurgery, hingga kemoterapi pada kasus tertentu seperti glioblastoma.

"Salah satu teknologi yang menjadi unggulan adalah Gamma Knife Radiosurgery. Metode ini memungkinkan penanganan tumor tanpa sayatan melalui radiasi yang difokuskan secara presisi untuk menghambat pertumbuhan tumor berukuran kecil. Prosedur tersebut cukup dilakukan satu kali dan tidak meninggalkan luka operasi," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, RS Premier Bintaro menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala neurologis yang berlangsung dalam jangka panjang dan semakin progresif. Pemeriksaan sejak dini dinilai dapat meningkatkan keberhasilan terapi sekaligus mengurangi risiko komplikasi yang lebih berat.

RS Premier Bintaro berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali tanda-tanda tumor otak sedini mungkin. Selain itu, perkembangan teknologi medis saat ini telah menghadirkan berbagai pilihan terapi yang efektif dan aman sehingga pasien memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID