fin.co.id - Terik matahari siang mulai menyengat ketika Aldi Avianto (29) berdiri di tepi salah satu kolam tambak udang vaname di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Bersama sejumlah rekannya, ia memeriksa kondisi air, menebar pakan, hingga membersihkan dasar kolam melalui proses penyiponan untuk menjaga kualitas lingkungan budidaya.
Sulit membayangkan bahwa beberapa tahun lalu, Aldi adalah seorang warga binaan yang menjalani masa pidana di salah satu lembaga pemasyarakatan berkeamanan tinggi di Nusakambangan. Kini, menjelang masa bebasnya, ia justru menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang dikembangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
"Senang, karena lebih produktif. Saya dapat banyak pengalaman dan kenalan baru," ujar Aldi dikutip, Minggu, 21 Juni 2026.
Tidak seperti kebanyakan pekerja tambak, Aldi mengaku sama sekali tidak memiliki latar belakang di bidang perikanan. Pengetahuan mengenai budidaya udang vaname ia pelajari dari nol melalui program asimilasi luar yang diikutinya.
"Saya benar-benar belajar dari awal. Sebelumnya tidak punya dasar sama sekali," katanya.
Menapaki Tahap Demi Tahap Pembinaan
Perjalanan Aldi di Nusakambangan mencerminkan sistem pembinaan berjenjang yang diterapkan di lingkungan pemasyarakatan. Sebelum ditempatkan di Nusakambangan, ia lebih dahulu menjalani hukuman selama lima tahun di Lapas Semarang.
Selama tiga tahun berada di Nusakambangan, Aldi berpindah dari satu lapas ke lapas lainnya sesuai perkembangan pembinaan yang dijalani.
"Awalnya di Karanganyar sekitar setahun, lalu di Lapas Narkotika satu setengah tahun, dan sekarang di Lapas Permisan," tuturnya.
Perpindahan tersebut menandai peningkatan tingkat kepercayaan yang diberikan kepadanya.
"Dari super maximum, maximum, sampai medium," ujarnya.
Setelah enam bulan berada di Lapas Permisan dan mendekati masa bebas pada 5 Agustus mendatang, Aldi mendapat kesempatan mengikuti program asimilasi luar melalui kegiatan budidaya udang vaname.
Menurutnya, warga binaan yang dapat mengikuti program tersebut umumnya merupakan mereka yang telah mendekati masa bebas dan memenuhi syarat pembinaan.
"Biasanya yang sudah dekat masa pulang dan pengurusannya sudah berjalan," katanya.
Belajar dari Praktik Langsung