fin.co.id - Seorang guru SD Negeri 017 Balikpapan Timur berinisial MA diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menegur seorang siswa yang kedapatan merokok saat masih mengenakan seragam sekolah. Peristiwa itu kini tengah ditangani Polsek Balikpapan Timur.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M. Chusen membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pengeroyokan terhadap guru tersebut.
"Laporan sudah kami terima dan sedang ditindaklanjuti. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis atau visum, sementara penyidik masih memeriksa korban maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," ujar AKP M. Chusen, Sabtu 25 Juli 2026.
Berdasarkan penyelidikan awal, kejadian bermula saat MA melintas di Jalan Mulawarman, Kelurahan Teritip, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.20 Wita. Saat itu ia melihat seorang siswa mengendarai sepeda motor sambil merokok meski masih mengenakan seragam sekolah.
Sebagai pendidik, MA kemudian menegur siswa tersebut secara lisan agar tidak merokok saat memakai seragam sekolah. Namun, teguran itu justru mendapat respons negatif.
Menurut keterangan polisi, siswa tersebut sempat berkata, "Kenapa kamu tegur saya? Orang tua saya saja tidak pernah marahi saya."
Merasa situasi mulai mengundang perhatian warga, korban memilih meninggalkan lokasi agar keributan tidak berlanjut.
Namun, korban diduga diikuti tiga siswa bersama orang tua salah satu siswa serta seorang paman siswa hingga ke Jalan Lapangan Tembak Lambada, Kelurahan Teritip.
Sesampainya di lokasi, korban berusaha menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Ia menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa dirinya hanya memberikan teguran secara lisan tanpa melakukan tindakan kekerasan.
Meski demikian, siswa tersebut disebut mengaku kepada orang tuanya bahwa dirinya telah dipukul oleh korban. Tuduhan itu langsung dibantah oleh MA.
Situasi kemudian memanas ketika salah seorang siswa melontarkan ucapan, "Banyak betul omonganmu." Tak lama setelah itu, paman siswa diduga memukul korban.
Aksi kekerasan kemudian diduga berlanjut dengan keterlibatan tiga siswa lainnya yang ikut melakukan pengeroyokan terhadap guru tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang perempuan berusaha melerai keributan. Polisi mengungkap perempuan itu berinisial RL, istri korban yang juga merupakan guru Sosiologi di SMA Negeri 7 Balikpapan.
AKP M. Chusen mengatakan penyidik telah mengidentifikasi salah satu terduga pelaku berinisial F yang masih berstatus pelajar. Sementara itu, identitas pelaku lain masih didalami.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku setelah seluruh fakta dan alat bukti terkumpul," tegasnya.