Petugas Damkar Jakarta Timur Gugur Saat Padamkan Kebakaran Lahan, Diduga Kehabisan Oksigen

news.fin.co.id - 02/08/2026, 11:22 WIB

Petugas Damkar Jakarta Timur Gugur Saat Padamkan Kebakaran Lahan, Diduga Kehabisan Oksigen

fin.co.id - Seorang petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur meninggal dunia saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran lahan kosong yang dipenuhi tumpukan sampah di Jalan Penggilingan Baru 1, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.

Korban diketahui bernama Andriyono. Ketua RW 03 Kelurahan Dukuh, Irman Riyadi, mengatakan petugas tersebut diduga mengalami sesak napas setelah menghirup asap pekat yang menyelimuti lokasi kebakaran hingga akhirnya pingsan.

"Posisi angin saat kejadian mengarah ke barat, membawa asap tebal ke arah petugas yang sedang bersiaga di sisi tersebut. Korban sempat pingsan di tempat akibat kehabisan oksigen," kata Irman di lokasi kebakaran, Minggu 2 Juli 2026.

Melihat kondisi korban, rekan-rekan sesama petugas segera mengevakuasi Andriyono keluar dari area kebakaran. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

"Saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Kami, pihak pengurus lingkungan, telah melayat ke rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam," ujar Irman.

Kebakaran terjadi di lahan seluas kurang lebih 6.000 meter persegi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api mulai berkobar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pagi. Kebakaran diduga dipicu ulah anak-anak yang bermain api di area tumpukan sampah sebelum kobaran membesar akibat tiupan angin kencang.

Proses pemadaman melibatkan personel Gulkarmat Jakarta Timur bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Dukuh. Petugas menghadapi tantangan karena material puing di permukaan menutupi tumpukan sampah di bagian bawah.

Kondisi tersebut memicu munculnya ground fire atau titik api di bawah permukaan yang terus menghasilkan asap tebal, sehingga menyulitkan proses pemadaman.

Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan serta mengurai tumpukan sampah untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun kepulan asap yang tersisa. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca