Sahroni Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Kerusuhan Jelang HUT Ke-81 RI
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing berbagai isu mengenai dugaan upaya menciptakan kerusuhan atau gangguan keamanan yang beredar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.
fin.co.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing berbagai isu mengenai dugaan upaya menciptakan kerusuhan atau gangguan keamanan yang beredar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Menurut Sahroni, informasi yang beredar, terutama melalui media sosial, belum tentu memiliki dasar yang benar sehingga masyarakat diminta lebih bijak dalam menyikapinya.
"Kalau ngomong cipta kondisi kan ada pihak-pihak yang mungkin, mungkin ya, kita kan enggak tahu namanya media sosial kan ringan tangan ya," kata Sahroni, Selasa, 4 Agustus 2026.
Politikus Partai NasDem itu berharap seluruh pihak tidak ikut menyebarkan isu yang belum terverifikasi karena dapat memicu keresahan di tengah masyarakat. Ia menilai suasana yang aman dan nyaman perlu dijaga, terutama menjelang perayaan Hari Kemerdekaan.
Baca Juga
"Tapi kita berharap para pihak lebih menguatkan pada isu-isu yang tidak benar, dan jangan menakutkan begitu kan. Karena masyarakat perlu kenyamanan dan kita harap negara ini negara yang kuat, dan jangan ada hal-hal yang menakutkan masyarakat. Itu aja," imbuhnya.
Sahroni juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga persatuan, stabilitas, dan kondusivitas nasional demi kepentingan bersama.
"Ya, kita sayang sama negara ini. Maka kita harus jaga sama-sama, tidak berpedoman pada satu pihak atau kelompok. Tapi kita harus bersama-sama menguatkan negara ini lebih kuat," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap bentuk keributan atau konflik hanya akan membawa dampak buruk bagi seluruh masyarakat, sehingga semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan persatuan.
"Sayangilah negara kita, karena kalau kita nanti ada keributan, yang rugi kita semua. Bukan kepada satu orang atau kelompok. Mari kita jaga sama-sama untuk kepentingan rakyat dan Republik Indonesia," tutup Sahroni.
Anisha Aprilia/Disway