Kecelakaan Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Jalur Ciwidey-Rancabali, Truk Diduga Patah As
Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kabupaten Bandung, Kamis pagi. Insiden itu dipicu sebuah truk yang diduga berjalan mundur saat melintasi tanjakan hingga menabrak kendaraan lain dan memicu tabrakan berantai.
fin.co.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kabupaten Bandung, Kamis pagi. Insiden itu dipicu sebuah truk yang diduga berjalan mundur saat melintasi tanjakan hingga menabrak kendaraan lain dan memicu tabrakan berantai.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 6 Agustus sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk Mitsubishi Colt Diesel yang melaju dari arah Ciwidey menuju Rancabali diduga mengalami patah as saat berada di jalan menanjak. Akibatnya, kendaraan kehilangan tenaga dan bergerak mundur.
Truk kemudian menghantam sebuah mobil dari arah berlawanan. Benturan itu memicu tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan lainnya hingga total enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu. Meski demikian, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dan menimbulkan kerugian materi.
Baca Juga
Kepolisian kini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung IPTU Lilim mengatakan petugas telah melakukan evakuasi di lokasi dan saat ini masih mengumpulkan berbagai keterangan.
"Betul telah terjadi kecelakaan beruntun enam kendaraan di Jalan Ciwidey-Rancabali. Evakuasi dilakukan dan kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan," katanya di Bandung, Kamis.
Saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari para saksi guna memastikan penyebab kecelakaan.
Lilim juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sebelum melintasi jalur menanjak maupun menurun, guna mengurangi risiko kecelakaan. *