Nasional

Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Meluas, Wisatawan Bisa Jadwal Ulang atau Refund Tiket

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memberlakukan penutupan total seluruh jalur masuk wisata Gunung Bromo mulai Sabtu pukul 22.00 WIB.

Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Meluas, Wisatawan Bisa Jadwal Ulang atau Refund Tiket
Tim gabungan menangani karhutla Bromo yang berdampak pada 899,35 hektare lahan.

fin.co.id - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memberlakukan penutupan total seluruh jalur masuk wisata Gunung Bromo mulai Sabtu pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah untuk mendukung proses pemadaman kebakaran yang terjadi di kawasan Kaldera Bromo.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan dilakukan setelah pihaknya melihat perkembangan situasi di lapangan. Kobaran api disebut semakin meluas sehingga aktivitas wisata perlu dihentikan sementara.

"Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata," kata Rudi.

Penutupan tersebut berlaku bagi seluruh akses wisata menuju Gunung Bromo. Terdapat lima pintu masuk yang berada di empat wilayah administratif, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Selain untuk membantu petugas melakukan pemadaman secara lebih efektif, keputusan tersebut juga diambil dengan mempertimbangkan aspek keamanan wisatawan maupun pihak-pihak yang berada di kawasan taman nasional.

Rudi menegaskan belum ada kepastian mengenai kapan akses wisata Gunung Bromo akan kembali dibuka.

"(Penutupan) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," ujar dia.

Tiket Wisata Bisa Dijadwal Ulang

Balai Besar TNBTS juga memberikan kebijakan bagi wisatawan yang sudah melakukan pembelian tiket secara daring untuk tanggal kunjungan yang bertepatan dengan masa penutupan.

Wisatawan yang terdampak dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan. Selain itu, pihak TNBTS juga menyediakan pilihan pengembalian biaya tiket atau refund.

Untuk mendapatkan layanan tersebut, wisatawan diminta mengisi formulir yang telah disediakan melalui laman booking online TNBTS.

Di sisi lain, pelaku usaha jasa wisata yang biasa beraktivitas di kawasan TNBTS turut diminta menghentikan sementara seluruh kegiatan selama kondisi kebakaran masih berlangsung.

Rudi meminta para pelaku usaha memprioritaskan aspek keselamatan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

"Ini demi keselamatan, keamanan, dan keselamatan bersama," tuturnya.

Api Merambah Area Gunung Kursi

Berita Terkait