Nasional

Bakom Tegaskan Indonesia Kondusif Jelang HUT RI: Jangan Terpancing Hoaks Digital!

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memastikan kondisi stabilitas keamanan nasional berada dalam status mantap dan terkendali menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bakom Tegaskan Indonesia Kondusif Jelang HUT RI: Jangan Terpancing Hoaks Digital!
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,Kamis (18/9/2025). ANTARA/Fathur Rochman

fin.co.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari memastikan kondisi stabilitas keamanan nasional berada dalam status mantap dan terkendali menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pihaknya mengimbau publik agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu liar di media sosial.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Penting bagi kita semua untuk selalu memeriksa sumber, waktu, dan konteks suatu informasi sebelum menyimpulkan atau menyebarkannya," kata Qodari di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Pengamanan Ruang Publik dan Manajemen Risiko

Qodari menjelaskan bahwa penyebaran aparat dan pengawasan ketat di ruang publik merupakan bagian dari prosedur standar pencegahan, bukan indikator meningkatnya ancaman keamanan di tanah air.

"Ruang digital yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus menyampaikan informasi secara terbuka, cepat, dan berbasis fakta," ujarnya dilansir Antara.

Pemerintah turut menegaskan dukungannya terhadap kebebasan berpendapat sesuai koridor hukum yang berlaku.

Sambut HUT RI dengan Persatuan

Publik diimbau untuk beraktivitas seperti biasa dan memantau perkembangan kabar hanya melalui saluran resmi pemerintah.

"Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air dan optimisme bersama dalam membangun Indonesia yang semakin maju," katanya.

Berita Terkait