Nasional . 10/08/2026, 20:55 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mengawal stabilitas nasional. TNI mengintensifkan patroli di berbagai daerah untuk memastikan iklim kondusif serta memberikan ketenangan bagi publik.
"Saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah-wilayah di seluruh Indonesia," kata Agus kepada wartawan usai menghadiri rapat di DPR RI, Senin, 10 Agustus 2026.
Waspada Provokasi Media Sosial
Panglima TNI menyoroti maraknya disinformasi dan rumor tak berdasar yang beredar luas di platform digital. Ia memperingatkan bahwa hoaks yang disebar secara masif berisiko memicu keresahan serta merusak kondusifitas warga.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat," ujarnya.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, bijak menyaring informasi, serta menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa keraguan.
"Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan TNI sudah dan akan terus melaksanakan patroli di wilayah-wilayah untuk mengamankan masyarakat dan membuat rasa aman di masyarakat," kata Agus.
Sinergi Berlapis dan Terpadu
Dalam mengawal situasi keamanan nasional, TNI menerapkan prosedur operasi standar (SOP) melalui skema pengamanan yang adaptif di tiap daerah. Langkah ini diperkuat lewat kolaborasi erat bersama Polri serta berbagai elemen masyarakat.
"Kita juga berkoordinasi dengan Kepolisian dan elemen masyarakat lainnya supaya dalam pelaksanaan kegiatan pengamanannya bisa berkolaborasi," ujarnya.
"Jadi tiap wilayah kita siapkan pengamanan. Tentunya secara SOP kita membantu Kepolisian," jelas Agus.
Agus kembali mewanti-wanti publik agar tidak gegabah membagikan kabar burung yang memunculkan kekhawatiran tanpa konfirmasi resmi.
"Jadi berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi sekali lagi saya menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," tutur Agus.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media