Megapolitan

Emak-emak Ikut Lomba Tarik Bus di Terminal Kalideres, Ada yang Bilang: Lebih Berat Beban Hidup!

Emak-emak ikut lomba tarik bus di Terminal Kalideres untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Bus tingkat seberat 20 ton jadi tantangan.

Emak-emak Ikut Lomba Tarik Bus di Terminal Kalideres, Ada yang Bilang: Lebih Berat Beban Hidup!
Emak-emak ikut lomba tarik bus di Terminal Kalideres untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

fin.co.id - Lomba tarik bus menjadi salah satu cara unik warga dan para pelaku usaha di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Ibu-ibu hingga peserta lainnya ikut mengerahkan tenaga untuk menggeser bus tingkat dalam perlombaan yang berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kekompakan setiap tim. Para peserta berasal dari berbagai kelompok yang sehari-hari beraktivitas dan bekerja di kawasan Terminal Kalideres.

Emak-emak Ikut Tarik Bus di Terminal Kalideres

Kepala Terminal Kalideres Nur Prasetyo mengatakan perlombaan melibatkan para pekerja dan pelaku usaha yang selama ini beraktivitas di area terminal. Peserta juga berasal dari kalangan ibu-ibu sehingga lomba berlangsung semakin meriah.

"Pesertanya dari karyawan PO Bus, yang kedua dari agen-agen PO Bus, lalu dari pegawai Dishub, UMKM, dan pedagang asongan di terminal. Jadi tujuannya untuk memeriahkan terminal dan kebersamaan para pelaku usaha di dalam terminal bus," kata Tyo kepada wartawan di lokasi, Minggu.

Salah satu peserta, Ena (48), petugas PO Bus, mengaku sudah mempersiapkan fisiknya sejak pagi. Ia sengaja menyiapkan tenaga ekstra karena harus menghadapi tantangan menarik kendaraan berukuran besar.

"Udah disiapin tenaganya. Tapi tenaganya tiba-tiba hilang karena berat busnya," kata Ena.

Bagi Ena, lomba tarik bus bukan pengalaman pertama. Ia kembali mengikuti perlombaan tersebut setelah sebelumnya berpartisipasi dalam ajang yang sama pada 2025.

Ketika mendapat pertanyaan mengenai beratnya menggerakkan armada berukuran besar itu, Ena justru melontarkan candaan yang membuat suasana semakin cair.

"Lebih berat beban hidup dari pada beban bus," ujar Ena berkelakar.

Satu Tim Berisi 15 Orang Berhasil Menang

Ena tergabung dalam satu tim yang beranggotakan sekitar 15 orang. Kekompakan seluruh anggota membuat tim tersebut berhasil memenangkan pertandingan tarik bus.

Meski berhasil menjadi pemenang, Ena menegaskan bahwa hadiah bukan alasan utama dirinya mengikuti perlombaan. Ia dan peserta lainnya lebih ingin menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama para pekerja dan pelaku usaha di terminal.

"Kita bukannya mengharapkan hadiahnya ya, buat keseruannya aja, buat ngeramai-ramaiin 17 Agustus aja," tuturnya.

Selain menikmati keseruan perlombaan, Ena juga menyampaikan harapannya untuk Indonesia pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan. Ia berharap kondisi Indonesia ke depan semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita Terkait