Nasional

Kebakaran Hebat Hanguskan 50 Bus di Cikarang Barat, Damkar Bekasi Kerahkan 9 Armada

Kebakaran hebat membakar 50 bus di pangkalan PO Sirnajaya Cikarang Barat. Damkar Bekasi kerahkan 9 armada untuk padamkan api. Cek faktanya!

Kebakaran Hebat Hanguskan 50 Bus di Cikarang Barat, Damkar Bekasi Kerahkan 9 Armada
Kebakaran hebat membakar 50 bus di pangkalan PO Sirnajaya Cikarang Barat.

fin.co.id — Api membakar sekitar 50 unit bus yang sudah tidak beroperasi di pangkalan PO Sirnajaya, Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Peristiwa kebakaran hebat ini melalap area pangkalan bus seluas 800 meter persegi dan memicu respons cepat dari petugas penanggulangan bencana daerah.

Guna mengatasi kobaran api yang meluas, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bergerak cepat dengan mengerahkan sembilan armada dari berbagai sektor ke lokasi kejadian.

"Kebakaran berasal dari pangkalan mobil bus. Sebanyak 50 bus yang sudah tidak beroperasi dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut," kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya di Cikarang, Selasa, 18 Agustus 2026.

Petugas menerima laporan insiden kebakaran ini pada pukul 01.45 WIB. Tim penjinak api langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengirimkan regu pemadam ke area kejadian. Petugas tiba di lokasi pada pukul 02.00 WIB dan bergegas memadamkan api.

Banyaknya kendaraan yang terparkir di area pangkalan membuat si jago merah menyebar dengan sangat cepat. Kondisi tersebut sempat mengancam bus-bus lain yang berada di sekitarnya.

Penyebab Kebakaran dan Kerugian Masih dalam Penyelidikan

Berkat kesigapan para petugas serta tambahan unit regu bantuan dari Mako Cibitung, Sektor Cikarang Selatan, Cikarang Utara, Sektor Pemda, hingga Sektor Sukatani, tim akhirnya berhasil memadamkan api meskipun tidak mampu menyelamatkan puluhan bus yang berada di lokasi kejadian.

Usai mengendalikan kobaran api, petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis laporan resmi mengenai total nilai kerugian material akibat insiden ini. Pihak kepolisian juga sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut di tempat kejadian perkara guna menyelidiki penyebab pasti dan sumber awal munculnya api.

"Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," kata dia.

Berita Terkait