Nasional . 29/09/2026, 08:42 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi hingga 4 meter dan banjir rob yang mengintai sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa, 29 September 2026.
BMKG mencatat angin di Indonesia umumnya bertiup dengan kecepatan 5 hingga 25 knot. Kondisi tersebut dapat memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan, termasuk wilayah Samudra Hindia.
Prakirawan BMKG Medayu Bestari dalam pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Selasa, 29 September 2026, mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut meningkatkan kewaspadaan
Menurut BMKG, gelombang tinggi dengan kisaran 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di beberapa kawasan perairan Indonesia.
Wilayah yang perlu mendapat perhatian mencakup Samudra Hindia barat Aceh hingga selatan Banten. Selain itu, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur serta wilayah selatan Nusa Tenggara Barat.
Tak hanya gelombang tinggi, BMKG juga memprakirakan potensi pasang air laut atau banjir rob di 10 provinsi.
Potensi tersebut mencakup Sumatera Utara, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, hingga Maluku.
BMKG juga memantau keberadaan Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Andaman, tepatnya di sekitar pesisir Myanmar.
Kemunculan bibit siklon tersebut turut memicu peningkatan pembentukan awan hujan di perairan utara Aceh.
Selain kondisi laut, BMKG juga memberikan peringatan kepada pelaku transportasi udara. Awan cumulonimbus berpotensi muncul di sekitar Sumatera bagian barat, Samudra Hindia barat Indonesia, serta Papua bagian tengah.
BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca yang berbeda-beda di sejumlah kota di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media