Jubir PDIP Sindir Jokowi: Heboh Pamer KTA PSI, Tapi Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah
Ia menyindir sikap Jokowi yang menurutnya merasa menjadi korban ketika publik mempertanyakan ijazah.
fin.co.id - Juru Bicara PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli melontarkan sindiran yang diduga ditujukan kepada eks Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait keputusan Jokowi menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) namun tidak bisa menunjukkan ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang selama ini jadi sorotan.
Sindiran tersebut disampaikan Guntur Romli melalui video di akun media sosialnya. Ia membandingkan sikap Jokowi ketika diminta menunjukkan ijazah dengan ketika memamerkan KTA partai.
Guntur Romli menyebut ada dua benda yang menurutnya memiliki perlakuan berbeda. Benda pertama adalah ijazah, sedangkan benda kedua merupakan KTA.
"Ada yang merasa terhina ketika diminta menunjukkan ijazah, tetapi merasa membuat heboh dan keren ketika menunjukkan KTA," kata Guntur Romli dalam pernyataannya.
Baca Juga
Ia kemudian menyindir sikap Jokowi yang menurutnya merasa menjadi korban ketika publik mempertanyakan ijazah.
"Setiap kali rakyat bertanya, 'Boleh lihat, Pak?' wajahnya langsung berubah seakan-akan menjadi korban. Merasa dihina, merasa direndahkan, merasa dizalimi," ujarnya.
Menurut Guntur Romli, persoalan ijazah bahkan dibawa ke ranah hukum. Sebaliknya berbeda dengan KTA yang dipamerkan.
"Benda kedua namanya KTA. Nah, yang ini beda nasibnya. Tanpa diminta, tanpa ditanya, tanpa didesak, langsung diangkat tinggi-tinggi di depan kamera," katanya.
Ia menyebut kartu itu sebenarnya telah dibuat sekitar satu tahun sebelumnya, tetapi kemudian dipamerkan kepada publik.
"Katanya menjunjung tinggi transparansi. Tapi transparansinya dipilih-pilih. Katanya taat hukum, tetapi yang ditunjukkan justru yang tidak pernah ditanyakan," ujar Guntur Romli.
Baca Juga
"Ijazah ditanya, jawabnya: 'Saya dihina, saya ketahuan.' KTA tidak ditanya, jawabannya: 'Lihat nih, keren, kan?'" katanya.
Ia menilai publik dapat mempertanyakan perbedaan sikap tersebut.
"Mungkin besok-besok kalau ditanya soal ijazah, cukup tunjukkan KTA saja. Tapi buat yang dungu saja," ujarnya.
Jokowi Tunjukkan KTA PSI
Jokowi sebelumnya menunjukkan KTA PSI kepada publik. KTA tersebut menjadi perhatian karena menandai status Jokowi sebagai kader PSI.