Ekonomi . 01/10/2026, 18:56 WIB

CKB Perkuat Konektivitas Industri Jawa Timur ke Indonesia Timur

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) memperkuat jaringan logistik dari Jawa Timur menuju Indonesia Timur melalui fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya.

Fasilitas tersebut dikembangkan sebagai salah satu simpul distribusi yang menghubungkan kebutuhan industri di Jawa Timur dengan jalur pengiriman barang menuju berbagai wilayah Indonesia Timur.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor Transportasi dan Pergudangan mencatat pertumbuhan 6,81 persen secara kumulatif pada semester I 2026. Secara tahunan, sektor tersebut tumbuh 8,04 persen pada triwulan I dan 5,65 persen pada triwulan II, dengan kontribusi 6,16 persen terhadap struktur PDB pada triwulan II.

Sementara itu, Supply Chain Indonesia memproyeksikan sektor Transportasi dan Pergudangan mencapai Rp1.713,24 triliun pada 2027, atau tumbuh 7,69 persen.

Pertumbuhan logistik tersebut berjalan seiring dengan perkembangan ekonomi Jawa Timur. BPS mencatat ekonomi provinsi tersebut tumbuh 5,96 persen pada triwulan I 2026 dan 5,72 persen pada triwulan II.

Bank Indonesia memperkirakan ekonomi Jawa Timur sepanjang 2026 tumbuh dalam kisaran 4,9-5,7 persen. Pertumbuhan ditopang sejumlah sektor, antara lain konsumsi, investasi, ekspor, perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi.

Direktur Utama CKB Logistics Iman Sjafei mengatakan, kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas logistik yang mampu menghubungkan sentra produksi, pelabuhan, pergudangan, hingga pasar di kawasan Indonesia Timur.

“Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur dengan pergerakan barang menuju Indonesia Timur. Dengan hub yang terintegrasi, kami ingin menghadirkan visibilitas, kecepatan, dan kepastian proses yang lebih baik bagi pelanggan,” kata Iman Sjafei dalam keterangan, Kamis, 1 Oktober 2026.

Fasilitas Terintegrasi

Iman mengatakan CKB Logistics melihat peluang pertumbuhan industri logistik dan berupaya menghadirkan layanan yang dapat menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Fasilitas Osowilangun mengintegrasikan sejumlah layanan, mulai dari pergudangan, pengelolaan persediaan, penanganan barang, kepabeanan hingga distribusi.

Kompleks pergudangan tersebut telah beroperasi sejak 2017 dan memiliki luas sekitar 140.000 meter persegi. Di dalamnya terdapat fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) dengan luas 20.000 meter persegi.

Tingkat keterisian atau occupancy rate fasilitas CKB Logistics tercatat mencapai 82 persen. Menurut perusahaan, tingkat keterisian tersebut menunjukkan pemanfaatan fasilitas yang cukup tinggi untuk mendukung kebutuhan pelanggan.

Sebagai PLB, fasilitas Osowilangun dapat mendukung proses inbound dan outbound, penyimpanan sesuai ketentuan kepabeanan, serta kegiatan seperti repacking, pelabelan, dan konsolidasi.

Skema PLB juga memungkinkan penundaan pembayaran bea dan pajak hingga barang dikeluarkan sesuai ketentuan yang berlaku. Mekanisme tersebut bukan berarti menghapus kewajiban kepabeanan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com