Nasional . 01/10/2026, 21:16 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Pemberantasan narkotika, penyelundupan, judi online (judol), serta aksi-aksi yang meresahkan masyarakat menjadi sejumlah kejahatan yang mendapat sorotan dalam arahan Presiden Prabowo kepada Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. Arahan tersebut menjadi bagian dari sejumlah prioritas yang akan dijalankan Suyudi setelah resmi memimpin Polri.
Suyudi menyampaikan hal itu setelah dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam kepemimpinannya, Suyudi juga akan melakukan konsolidasi internal Polri, meningkatkan layanan publik, serta memastikan polisi semakin dekat dengan masyarakat.
Suyudi mengatakan dirinya akan belanja masalah ke seluruh divisi di internal Polri untuk memetakan berbagai persoalan yang perlu segera diselesaikan.
"Kami akan melihat, kami akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting ya menjadi prioritas kami. Tentunya dalam kerangka harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) dan juga sesuai dengan grand strategy Polri," ujarnya.
Langkah memetakan persoalan internal tersebut menjadi bagian dari reformasi yang akan dikerjakan Suyudi di tubuh Polri. Ia menjelaskan strategi besar reformasi Polri telah dituangkan dalam peta jalan (road map) kebijakan dengan pelaksanaan dalam jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Selain pembenahan internal, Suyudi menempatkan peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu prioritas kerjanya. Penegakan hukum yang adil juga menjadi bagian dari upaya yang akan dilakukan dalam menjalankan kepemimpinan baru di Polri.
"Tentunya kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik ya, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami, yaitu Polisi Bersama Masyarakat," kata Suyudi.
Menurut Suyudi, polisi sejatinya harus selalu dekat dengan masyarakat. Selain itu, polisi harus memberikan jawaban atas kesulitan-kesulitan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pada Kamis hari ini, Listyo Sigit Prabowo juga dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Dengan jabatan barunya sebagai Kapolri, Suyudi akan menjalankan prioritas kerja yang mencakup konsolidasi internal Polri, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta kedekatan polisi dengan masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media