Wanita yang Dituduh Curi Amplop dan Dikeroyok di Hajatan Lapor Polisi
Peristiwa yang dialami AAN terjadi pada Minggu, 27 September 2026, saat dirinya berada di sekitar lokasi hajatan yang berada tak jauh dari Stasiun Kalibata.
fin.co.id - Perempuan berinisial AAN melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya setelah dituduh mencuri amplop berisi uang di sebuah acara hajatan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Laporan tersebut telah diterima Polres Metro Jakarta Selatan. Peristiwa yang dialami AAN terjadi pada Minggu, 27 September 2026, saat dirinya berada di sekitar lokasi hajatan yang berada tak jauh dari Stasiun Kalibata.
"Terkait kejadian tersebut, seorang perempuan inisial AAN telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami, yaitu pengeroyokan," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Joko mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa tersebut. Penanganan perkara dilakukan Unit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Baca Juga
Dituduh Mencuri Amplop Hajatan
Peristiwa bermula ketika AAN melintas di sekitar lokasi hajatan setelah disebut baru selesai berolahraga dan berlari di pusat kebugaran.
Saat itu, AAN mengenakan pakaian berwarna hitam. Keberadaannya di sekitar lokasi kemudian dikaitkan dengan hilangnya amplop berisi uang dari acara hajatan tersebut.
Sejumlah orang kemudian mengamankan AAN karena menduga perempuan tersebut sebagai orang yang mengambil amplop. Dalam situasi tersebut, AAN diduga mengalami kekerasan dari sejumlah orang.
Ia disebut mengalami tindakan berupa penarikan hingga penganiayaan. Jilbab yang dikenakannya bahkan dilaporkan terlepas dalam kejadian tersebut.
CCTV Ungkap Dugaan Pelaku Berbeda
Baca Juga
Belakangan, dugaan terhadap AAN sebagai pelaku pencurian mulai dipertanyakan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
Dari rekaman tersebut, AAN diduga bukan orang yang mengambil amplop berisi uang dari acara hajatan.
Informasi yang beredar menyebut rekaman CCTV justru mengarah pada dugaan bahwa pencurian dilakukan oleh seseorang yang memiliki hubungan keluarga atau kekerabatan dengan pihak penyelenggara hajatan.
Meski demikian, informasi tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian fakta yang perlu didalami penyidik.
Saat ini, polisi tidak hanya menyelidiki laporan dugaan pengeroyokan yang dialami AAN, tetapi juga mendalami keseluruhan kejadian, termasuk dugaan pencurian amplop di acara hajatan tersebut.