Anwar Usman Bungkam soal Gugatan Ijazah Gibran di MK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak ikut berkomentar mengenai gugatan terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tengah berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).
fin.co.id - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak ikut berkomentar mengenai gugatan terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tengah berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Mantan Ketua MK itu menilai pernyataannya dapat dipandang sebagai bentuk intervensi terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
Anwar menyampaikan sikap tersebut saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026. Ia ogah memberikan pandangan yang berpotensi memengaruhi jalannya perkara di MK, meskipun dirinya pernah menjabat sebagai hakim di lembaga tersebut.
"Wah, jangan deh. Saya ini orangnya, ya udah tahu sendiri lah. Nggak mau mengintervensi dan nggak mau diintervensi oleh siapa pun. Nah, itu lah intinya," kata Anwar kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Ketika kembali ditanya mengenai gugatan yang berkaitan dengan ijazah Gibran, Anwar tetap memilih untuk tidak memberikan penjelasan.
Baca Juga
"Mohon maaf, no comment kalau itu. Biarkan aja mereka (hakim MK) yang menyelesaikan. Saya kan udah di luar," ujarnya.
Menurut Anwar, meskipun sudah tidak lagi menjadi hakim konstitusi, dirinya tetap harus menjaga jarak dari perkara yang sedang ditangani MK. Ia menilai komentar dari mantan hakim sekalipun bisa dianggap memengaruhi proses persidangan.
"Iya, walaupun mantan hakim ya nggak boleh saya juga. Walaupun mantan hakim nggak boleh. Itu intervensi secara tidak langsung kalau saya memberikan tanggapan," katanya.
Anwar juga membantah pernah dimintai konsultasi oleh Gibran terkait perkara tersebut. Ia mengaku tidak banyak bertemu dengan Wakil Presiden dalam beberapa waktu terakhir.
"Oh nggak ada, saya jarang ketemu. Berapa bulan ini baru ketemu tadi aja nih. Nggak ada. Dan saya sendiri nggak mau. Saya kan bukan orang politik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga ditanya mengenai interaksinya dengan Gibran ketika keduanya berada di Istana Negara. Ia menyebut tidak ada pembicaraan khusus di antara mereka.
Baca Juga
"Nggak ada, salaman aja," pungkas paman Gibran ini.
Anisha Aprilia/Disway
Berita Terkait
Kejagung Belum Temukan Indikasi Keterlibatan Nanik dalam Kasus Korupsi MBG
Anwar Usman Bungkam soal Gugatan Ijazah Gibran di MK