Curi Kotak Amal Masjid di Patal Senayan Viral, Pria 29 Tahun Ditangkap Polisi
RDS diamankan setelah aksinya membongkar kotak amal diketahui marbot masjid. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian ikut mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada polisi.
fin.co.id - Polisi menangkap seorang pria berinisial RDS (29) yang diduga mencuri kotak amal Masjid Al Ikhlas di kawasan Patal Senayan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
RDS diamankan setelah aksinya membongkar kotak amal diketahui marbot masjid. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian ikut mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada polisi.
"Seorang diamankan oleh warga atau jemaah masjid karena melakukan pencurian. Dalam hal ini, barang yang mau diambil berupa kotak amal sebuah masjid. Dan atas kejadian tersebut, pelaku diamankan dan diproses hukum di Polsek Kebayoran Lama," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi di Jakarta, Jumat.
Berusaha Bongkar Kotak Amal dengan Obeng
Baca Juga
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Tasyuri mengatakan pencurian tersebut terjadi pada Rabu, 30 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat beraksi, RDS mengambil kotak amal dari tempatnya kemudian menggesernya ke kamar mandi. Pelaku diduga hendak membuka kotak tersebut menggunakan obeng.
"Pada saat pelaku mengambil kotak amal tersebut dari tempatnya, digeser ke kamar mandi. Saat pelaku mau membongkar kotak amal tersebut dengan alat obeng, diketahui oleh marbot masjid," ucapnya.
Marbot masjid yang mengetahui aksi tersebut kemudian meminta bantuan warga. RDS akhirnya digrebek dan diamankan sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi.
"Kita amankan dan dibawa ke Polsek Kebayoran Lama untuk melakukan penyidikan lebih lanjut," ucapnya.
Baca Juga
Motif Pencurian Masih Didalami
RDS kini ditahan di Polsek Kebayoran Lama untuk menjalani proses hukum. Polisi masih mendalami motif di balik aksi pencurian tersebut.
Menurut Tasyuri, untuk sementara tersangka mengaku melakukan pencurian karena alasan ekonomi.
"Untuk sementara motif yang dijelaskan oleh tersangka, motif ekonomi," katanya.
Aksi Pelaku Viral di Media Sosial