Nasional . 03/10/2026, 05:47 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku tidak khawatir dengan isu reshuffle kabinet yang kembali berembus. Ia menegaskan tidak takut jika Presiden Prabowo Subianto sewaktu-waktu memutuskan mengganti dirinya dari posisi menteri.
Hal itu disampaikan Pigai saat berada di Denpasar, Bali, Jumat. Menurut dia, jika dirinya takut kehilangan jabatan, ia tidak akan memilih bepergian dan tetap berada di Jakarta untuk menunggu perkembangan isu reshuffle.
"Tidak ada (takut,red). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja," kata Pigai di Denpasar, Bali, Jumat 2 Oktober 2026.
Pigai menyebut pergantian menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo. Karena itu, ia tidak ingin mempersoalkan kemungkinan adanya perubahan komposisi kabinet.
Ia juga menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja para menteri merupakan hak Presiden. Menurutnya, Prabowo memiliki kapasitas dan kewenangan untuk menilai pencapaian setiap menteri berdasarkan kinerja masing-masing.
"Pigai terkenal karena kerja. Mana ada kalau orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam. Yang menilai itu Presiden. Presiden yang menilai. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri dinilai oleh Presiden," ujarnya.
Pigai kemudian menyinggung soal penilaian terhadap kinerja menteri. Ia menilai evaluasi seharusnya mengacu pada data dan capaian kerja, bukan berdasarkan hasil survei ataupun pemberitaan wartawan.
"Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan," katanya.
Meski isu reshuffle kembali mencuat, Pigai mengaku tidak menjadikan persoalan tersebut sebagai beban dalam menjalankan tugasnya. Ia memilih tetap bekerja dan menyerahkan penilaian kinerjanya kepada Presiden.
"Saya kemarin datang ke sini saya tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak, saya kerja saja. Karena saya tahu Presiden yang menilai," kata Pigai.
Pigai menegaskan dirinya tidak ingin terseret dalam spekulasi mengenai kemungkinan perubahan posisi di kabinet. Ia memilih fokus menjalankan tugas sebagai Menteri HAM dan menunggu keputusan Presiden. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media