Politik . 04/10/2026, 23:55 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Mutasi 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri dinilai dapat memperkuat kinerja Korps Bhayangkara. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyatakan dukungan terhadap langkah yang dilakukan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto tersebut.
“Saya yakin, mutasi ini dilakukan untuk memperkuat dan makin mengoptimalkan kinerja Polri di masa depan,” kata Sahroni, Minggu, 4 Oktober 2026.
Menurut Sahroni, Komisi III DPR RI mempercayakan inisiatif mutasi tersebut kepada Kapolri. Ia menilai keputusan itu telah melalui berbagai pertimbangan dan refleksi institusi.
Legislator dari komisi yang membidangi hukum tersebut juga berharap jajaran baru kepolisian dapat mewujudkan Polri yang selaras dengan cita-cita utama, yakni melindungi dan melayani masyarakat dari tantangan keamanan yang kian beragam saat ini.
Mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen Polri dilakukan sehari setelah Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.
Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda).
Pada jajaran pejabat utama Mabes Polri, Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.
Selanjutnya, Irjen Pol. Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri, Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, serta Irjen Pol. Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri.
Untuk jabatan Aslog Kapolri, penugasan diberikan kepada Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan. Sementara Brigjen Pol. Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai As SDM Kapolri.
Pergantian juga terjadi pada sejumlah posisi strategis lainnya. Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, serta Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri.
Kemudian, Irjen Pol. Ahrie Sonta N. ditugaskan sebagai Kadivkum Polri, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri, dan Kombes Pol. Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.
Rotasi juga menyentuh posisi kapolda di berbagai wilayah. Sejumlah perwira mendapat penugasan baru untuk memimpin kepolisian daerah.
Irjen Pol. Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Suwondo Nainggoan sebagai Kapolda Maluku, dan Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepri.
Selain itu, Irjen Pol. Arman Achdiat ditugaskan sebagai Kapolda Riau, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT, dan Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.
Dengan perubahan tersebut, Komisi III DPR RI berharap jajaran baru Polri mampu menjalankan tugas secara optimal sekaligus mewujudkan institusi yang melindungi dan melayani masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media