Ekonomi . 05/10/2026, 20:48 WIB

Menkeu Suahasil Sebut Anggaran Kemenko Hilirisasi Diambil dari Kementerian ESDM

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Keberadaan kantor dan struktur kelembagaan baru membuat kebutuhan operasional Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi harus segera ditopang anggaran. Pemerintah pun menyiapkan penataan anggaran dengan mengambil sumber pembiayaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, anggaran operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi bersumber dari anggaran Kementerian ESDM. Penataan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan kementerian koordinator baru itu dapat berjalan setelah memiliki kantor dan struktur kelembagaan.

"Pak Bahlil menangani anggaran dengan sangat baik. (Anggaran) Dari Kementerian ESDM," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Kebutuhan anggaran tersebut berkaitan dengan operasional Kemenko Hilirisasi yang kini telah memiliki kantor dan membutuhkan dukungan pembiayaan. Namun, pemerintah masih menyusun tata kelola anggaran untuk kementerian koordinator tersebut.

Anggaran ESDM Rp27,37 Triliun Ditata Ulang

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, Kementerian ESDM mendapat alokasi anggaran sebesar Rp27,37 triliun. Anggaran tersebut nantinya akan ditata ulang untuk Kemenko Hilirisasi.

Suahasil menjelaskan, pemerintah masih membahas sejumlah aspek dalam penataan tersebut. Pembahasan mencakup bagian anggaran (BA), administrasi, hingga mekanisme pengelolaan anggaran.

"Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat," jelasnya.

Penataan anggaran itu menjadi bagian dari proses menyiapkan operasional Kemenko Hilirisasi setelah kementerian koordinator tersebut memiliki kantor dan struktur kelembagaan.

Kemenko Hilirisasi Koordinasikan Percepatan Hilirisasi

Pembentukan kementerian koordinator baru tersebut ditujukan untuk melakukan percepatan eksekusi target hilirisasi dan transisi energi dari Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dalam menjalankan perannya, Kemenko baru ini akan menjadi koordinator kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi, untuk mencapai target tersebut.

Sementara itu, kantor untuk kementerian koordinator tersebut saat ini masih akan berada di Kementerian ESDM.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com