Nasional . 07/10/2026, 21:54 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Pemetaan kondisi bangkai Kapal Virgo akan dilakukan melalui penyelaman yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026. Manajemen Kapal Virgo Transport 8, PT Virgo Karya Shipping menyewa tim penyelam sebagai langkah awal untuk melihat kondisi bangkai kapal sebelum Operasi Salvage atau pengangkatan kapal yang tenggelam di Laut Jawa.
"Kamis besok dilakukan penyelaman untuk melihat kondisi terakhir kapal, seperti apa posisinya," kata Kuasa Hukum PT Virgo Karya Shipping Rully Fakhrizal di Banjarmasin, Rabu, 7 Oktober 2026.
Selain memeriksa posisi dan kondisi bangkai kapal, tim penyelam juga melakukan langkah oil recovery atau pemulihan minyak dari kapal.
Rully menjelaskan, upaya tersebut dilakukan dengan menguras minyak dan limbah bahan bakar dari kapal yang tenggelam sebelum proses evakuasi atau pengangkatan bangkai kapal (salvage). Langkah itu dilakukan agar minyak dan limbah bahan bakar tidak mencemari laut.
"Nantinya dilakukan penyemprotan bahan kimia untuk menetralisir bahan bakar sambil juga mencari korban yang mungkin masih ada," ucapnya.
Tim penyelam selanjutnya juga akan menentukan lokasi pemasangan dudukan dari cincin logam yang digunakan untuk pengangkatan bangkai kapal.
Di sisi lain, sejumlah dokumen yang diminta pihak asuransi internasional Protection and Indemnity (P&I) terkait realisasi Operasi Salvage belum dapat dipenuhi.
Rully mengungkapkan sebagian dokumen tersebut kini berada dalam penguasaan penyidik kepolisian pada Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Karena itu, Rully mengaku telah mengajukan surat permohonan pinjam pakai untuk laptop dan ponsel milik tersangka yang disita. Permohonan tersebut diajukan agar data-data yang dibutuhkan pihak P&I dapat dipindahkan.
"Jadi pinjam pakai di sini dalam arti bukan mengambil laptop atau ponselnya tetapi bersama-sama penyidik untuk membukanya dan memindahkan data yang diperlukan," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana menyampaikan pihaknya masih menunggu bangkai Kapal Virgo diangkat untuk mencari sisa korban yang diperkirakan masih terjebak dalam kapal yang terbalik dan tenggelam seiring dihentikannya operasi penyelaman.
Dari total 243 penumpang dan awak Kapal Virgo yang berlayar dari Surabaya tujuan Banjarmasin, hingga kini telah ditemukan 190 orang. Mereka terdiri atas 108 orang selamat dan 82 orang meninggal dunia. Sementara 53 korban lainnya masih proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media