Hukum dan Kriminal . 07/10/2026, 19:34 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mendorong perubahan dalam sistem rekrutmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kemampuan intelektual calon personel diminta turut menjadi pertimbangan, selain aspek fisik.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman seusai mengikuti taklimat Presiden bersama 800 perwira tinggi TNI dan Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dudung mengatakan, penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian Presiden Prabowo. Karena itu, proses penerimaan personel TNI dan Polri ke depan tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik.
"Kemudian harus menyiapkan juga secara profesional, baik sistem rekrutmen ke depan itu adalah tidak serta melihat tentang fisik tetapi adalah intelektual. Jadi kalau misalnya masuk tentara atau polisi pakai kacamata boleh, tapi dia pintar," kata Dudung.
Menurut dia, arahan tersebut tidak terlepas dari perubahan tantangan di bidang pertahanan dan keamanan. Perkembangan teknologi membuat ancaman dan bentuk peperangan masa depan membutuhkan kemampuan personel yang lebih beragam.
"Karena tantangan ke depan ini kan perang hybrid, perang pakai drone dan sebagainya. Sehingga itu yang menjadi konsentris Bapak Presiden," katanya.
Selain melakukan pembenahan pada sistem rekrutmen, Presiden juga meminta profesionalisme prajurit TNI dan anggota Polri terus ditingkatkan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pendidikan dan latihan.
"Situasi global saat ini juga perlu disikapi dengan meningkatkan satu bagaimana profesionalisme prajurit perlu ditingkatkan baik pendidikan, maupun latihan," tutur Dudung.
Dalam taklimat tersebut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas peran TNI dan Polri dalam mendukung sejumlah program pemerintah. Kontribusi tersebut antara lain mencakup penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga upaya menjaga keamanan.
"Tadi atas sumbangsih para TNI dan Polisi yang selama ini mendukung program pemerintah baik ketahanan pangan, ketahanan energi termasuk menjaga situasi keamanan saat ini, beliau mengapresiasi," ujar Dudung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media